Dimasa masih duduk dibangku SD hingga SMP, saya sering menonton film maupun serial yang ber setting negara China, baik kota besar, pedesaan hingga pedalamannya yang indah dan berbukit-bukit itu. Tak hanya itu, saya juga sering menyaksikan para pemain film makan makanan khas China yang berbahan mie, bihun, nasi dan aneka lauk yang nampaknya sangat enak itu. Dari semua hal yang saya ingat, jejeran pemukiman khas pedalaman China adalah hal yang paling memorable hingga sekarang ini. Saya ingat sekali, pemandangan bangunan toko dan pemukiman berjejer-jejer, sementara warga lokal hilir mudik ada yang jalan kaki, bersepeda hingga mobil berbentuk klasik.

Ingatan masa kecil tersebut pernah mau saya wujudkan pada tahun 2015 lalu, ketika saya membeli tiket penerbangan ke Kunming melalui Kuala Lumpur. Namun karena bukan jodoh dan rejeki saya saat itu, saya terpaksa membatalkan kunjungan ke China gara-gara orangtua sakit. Tiket yang sudah terbeli terpaksa saya biarkan hangus dengan sendirinya. Untung saja harga tiketnya adalah harga promo, sehingga tidak terlalu mahal. Namun saya tetap sedih, karena negara impian saya sejak masa kecil batal dikunjungi. Padahal ketika membeli tiket promo tersebut, dalam benak saya sudah terbayang akan kota khas China yang maju, makanan Chinese food yang beragam, pegunungan dan pantai yang indah, patung Budha yang megah hingga kedai teh lokal yang memojok diantara pasar tuanya. Imajinasi yang sering saya lihat dimasa kecil tersebut buyar ketika orangtua saya sakit, dan saya lebih memilih untuk merawat orangtua di rumah sakit di Banjarmasin tempat kami tinggal.

Lomba blog Berani Liburan ke Hainan bersama HIS Travel Indonesia. Klik disini

Kini, harapan bisa berkunjung ke negeri panda kembali membuncah dalam doa dan optimisme saya. HIS Travel Indonesia sedang membuka lomba penulisan blog tentang liburan ke Hainan, China. Informasi lomba ini saya dapat dari insta story nya duo travel blogger Indonesia Catperku dan Wira Nurmansyah. Saya tiap hari menyaksikan pengalaman duo traveler ini berkelana di Hainan bersama HIS Travel Indonesia. Mereka memamerkan serunya objek wisata di penjuru Hainan, mulai dari pantai, patung Buddha, makanan lokal, jajanan tepi jalan, pusat bisnis, budaya hingga hal-hal unik yang China banget. Saya sempat berkhayal, andai saja saya ada diantara mereka, jalan-jalan gratis ke negara indah bernama China atau Tiongkok dalam bahasa nasional kita. Sayang, khayalan liburan ke Hainan tersebut buyar ketika suara hujan petir melanda atap rumah saya.

Peta Pulau Hainan, China. Foto Breakingnews.co.id

Melalui tulisan blog ini, saya berharap bisa lolos menjadi salah satu pemenang Paket Tour ke Hainan bersama HIS Travel. Mewujudkan impian saya yang sempat tertunda lama dalam petualangan alias liburan di negeri tirai bambu China. Saya ingin mengeksplorasi keunikan Hainan dari berbagai hal, baik budaya, makanan, gedung bersejarah, pantai, pusat perbelanjaan hingga hal-hal menarik lainnya yang tidak saya temuin di Indonesia. Dan saya akan bantu mempromosikan HIS dan wisata Hainan nya melalui akun instagram yang saya kelola selama ini, baik akun pribadi maupun akun publik SSC.Banjarmasin yang jumlah followernya sudah mencapai 12.700 follower aktif. Saya juga salah satadmin komunitas traveling di Facebook, Indobackpacker namanya, kini pengikutnya sudah lebih dari 16.700 orang. Jika saya terpilih makan akan saya promosikan paket wisata Hainan yang dikelola oleh HIS, baik di Instagram, Facebook, blog maupun twitter.



Akun IG yang saya kelola saat ini. Membahas soal kota, pariwisata, hotel review dll.


Grup Indobackpacker (IBP) yang saya kelola di Facebook bersama satu admin lainnya.
Apa saja tempat atau hal menarik di Hainan yang menjadi incaran saya jika diajak liburan ala Paket Tour China nya HIS? Yuk disimak traveler.

1.      Movie Town


1942 Street di Movie Town, Kota Haikou. Foto oleh blog Traveler.ID

Jika diawal tulisan saya ada membahas imajinasi masa kecil tentang jejeran pemukiman dan pertokoan tua ala negeri China, maka saya yakin hal ini bisa saya temui di Movie Town, di ibukota Hainan bernama Haikou. Melihat foto-foto Movie Town di akun instagramnya HIS Travel Indonesia, saya rasanya makin pengen ikut Liburan ke Hainan bareng agen tur terpercaya seperti HIS. Di Movie Town ini saya akan puas mengamati dan menikmati desain bangunan khas China seperti yang biasa saya lihat di film-film bertema Shanghai, Beijing atau Hongkong dimasa lalu. Saya pribadi sangat menyukai arsitektur khas Asia, termasuk China, Jepang, Indonesia hingga Timur Tengah. Masing-masing negara punya ciri khas desain bangunan, termasuk di Hainan. Nah salah satu kawasan kota tua yang ada di Movie Town adalah 1942 Street, sebuah kawasan bergaya vintage yang disetting persis mirip China era tahun 1940 an. Jejeran toko, rumah, rumah makan, hostel dan lain sebagainya dibuat persis aslinya. Yang bikin “China” banget adalah jejeran papan namanya yang bergantungan disepanjang kawasan ini. Saya yakin HIS Travel mampu merealisasikan impian saya untuk menjelajah keindahan seni arsitektur ala negeri Panda ini disini.

Yang akan saya lakukan disini adalah minum teh panas dan mie kuah di sebuah rumah makan bergaya tempo dulu, agar saya bisa membangkitkan imajinasi saya seperti apa yang dilakukan adegan film kolosal ala China yang sering saya tonton.

Pantai Dadonghai (Da Dong Sea)


Pantai Da Dong Sea di Hainan. Foto oleh sportourism.id

Hainan dikenal sebagai Hawaii nya China, karena Hainan merupakan pulau tropis yang punya iklim yang hanya dua musim dan punya banyak pantai disekitarnya. Jika Beijing, Shanghai dan daerah lainnya di China memiliki empat jenis musim, makan tidak berlaku bagi Hainan. Nah, Hainan cocok bagi wisatawan Indonesia yang terbiasa hidup dengan dua musim ini. Khususnya bagi saya yang penggemar sinar matahari dan lautan biru. Saya hobi sekali jalan-jalan ke pantai, dulu saya sering backpackeran ke Indonesia timur seperti Bali, Lombok, Sulawesi bahkan Labuan Bajo. Di daerah timur ini saya sengaja berkunjung ke pantai-pantai yang mereka punya. Nah, Hainan cocok buat saya, karena menyediakan pantai berpasir putih dengan lautan yang biru. Semoga HIS mau mengajak saya liburan ke Hainan secara cuma-cuma, salah satu incaran saya adalah Pantai Da Dong Sea ini. Saya membuka foto-foto pantainya di Google, eh ternyata bagus banget ya. Bentuk pantainya melengkung, disepanjang pantai terdapat banyak hotel, cafe, restoran dan pertokoan.

Bullet train ala Hainan

Kereta cepat di Hainan. Foto tamil Samayam.com
Sebagai warga yang tinggal di Indonesia, tentu naik kereta cepat yang modern adalah sebuah impian besar. Nah, di Hainan saya bisa merasakan naik kereta bermoncong futuristik ini jika ikut Paketur Hainan nya HIS Travel. Saya ingin menjelajah Hainan dengan transportasi darat yang infonya berkecapatan 250 kilometer perjam. Woow, ini pasti bakalan menjadi pengalaman jalan daratercepat yang akan saya rasakan jika saya berjodoh ke Hainan bareng HIS. Saya mau membuktikan sendiri bahwa semaju apa sih China dengan transportasi massalnya, agar kelak saya bisa bawa pengalaman dan fotonya ke Indonesia untuk saya sebarkan. Agar negara kita mau membuat jenis kereta yang sama. Sebagai negara yang sama-sama berpenduduk besar dengan PDB yang tinggi, harusnya kita bisa mencontoh keberhasilan negeri panda ini. Ah semoga HIS mau mengajak saya liburan ke Hainan ya. Amin.!!

Nanshan Buddhis Culture Tourism Garden

Pemandangan di Nanshan Buddhis Culture Tourism Garden. Foto Sunny Sanya
Disini katanya kita bisa mempelajari kekayaan budaya China di satu tempat saja, yakni Nanshan Buddhiest Culture ini. Di taman budaya yang sudah dikelola sejak puluhan tahun ini, kita bisa lebih banyak tahu tentang budaya warga lokal serta ajaran Buddha. Disini ada patung Dewi Guanyin yang tingginya sekitar 103 meter, dibangun menjorok ke arah lautan. Sehingga, Patung Dewi Guanyin ini dianggap sebagai landmark utama disekitarnya. Jika selama ini saya hanya pernah menyaksikan patung raksasa di GWK Bali, maka jika HIS memilih saya untuk ikutan paketour ke Hainan nantinya, ini bakal menjadi patung tertinggi kedua yang bakalan saya kunjungi. Membayangkannya saja saya sudah bahagia, apalagi kenyataan ya. Mudahan saya terpilih, amin. Destinasi Patung Dewi Guanyin ini menjadi salah satu itinerary paket wisata HIS, baik yang paketur Hainan 6 Hari 4 Malam maupun jenis tur lainnya. Harga mulai 6 jutaan, berangkat dari Jakarta dan harga tersebut sudah termasuk pesawat pp, hotel, makan, transportasi lokal, pemandu berpengalaman, asuransi perjalanan dan bagasi maksimal 15 kg. 

Selain paket 6 hari 4 malam, HIS juga menyediakan jenis paket liburan ke Hainan yang lebih lama durasinya, yakni 7 hari 5 malam. Destinasi tambahannya adalah Macau, jadi selain diajak jalan-jalan keliling Hainan, kita juga bakal diajak ke Macau, diantaranya Gereja Ruins of Saint Paul, Lotus Square, Penha Hill, Macau tower, Venetian Resort dan lain sebagainya. Untuk info lebih lanjut silakan buka link ini Hainan + Macau.


The Crown of Beauty and GianTree Hotel


The Crown of Beauty and GianTree Hotel yang iconic. Foto oleh CNN.com

Bagi yang suka bangunan yang unik dan sangat instagramable, HIS bakal mengajak peserta tur nya ke The Crown of Beauty and Giant Tree Hotel. Ini merupakan hotel berbintang yang desainnya menyerupai pohon raksasa. Saya makin pengen Liburan ke Hainan barengan HIS, karena itinerarinya cukup lengkap, mulai dari budaya, pantai, perkotaan hingga bangunan unik yang ada di sekitar pulau tropis Hainan. Disini kita bisa menyaksikan indahnya desain arsitektur hotel mewah yang berjumlah 9 buah gedung. Banyak turis dari seluruh dunia yang menginap disini, dan bahkan banyak yang hanya menumpang berfoto dengan latar bangunan hotel yang mirip pohon tersebut. 

Hainan Chicken Rice 

Hainan Chicken Rice khas Hainan. Foto oleh UnileverFoods

Saya pernah makan nasi ayam Hainan ketika lagi ke Bali dan Jakarta, saya suka dengan tekstur daging ayamnya yang empuk dan enak bumbunya. Karena saya orang Indonesia, tentu nasi pelengkap yang ada di penyajian nasi ayam khas Hainan adalah bonus bagi perut saya. Jika selama ini saya hanya menyantap nasi ayam Hainan di negara sendiri, maka saya berdoa supaya bisa menyantapnya langsung di kota asalnya, Hainan. Pasti pengalamannya berbeda sekali, makan dikota aslinya. Ibarat makan nasi gudeg di Jogja. Jika saya terpilih liburan ke Hainan barengan HIS, kulineran khas Hainan adalah salah satu yang wajib saya lakukan selama disana, khususnya Hainan Chicken Rice ini. 


City Tour di Haikou


Salah satu lansekap kota Haikou yang bisa saya temukan jika terpilih. Foto BusinessInsider
Seperti kebanyakan kota di China yang selalu masif dalam pembangunan kotanya, maka di Haikou saya yakin cityscape nya juga menarik. Bakal banyak gedung berdesain unik dan besar yang akan saya lihat. Pusat perbelanjaan, hotel, bank, perkantoran dan lain sebagainya yang mencirikan negara super berkembang seperti China. Saya sangat menyukai suasana kota besar yang maju dan punya gedung-gedung yang masif. Saya sudah mantab berani berlibur ke Hainan jika saya beruntung. Saya akan menyebarkan pengalaman liburan ke Hainan melalui beberapa akun sosmed yang saya kelola, baik Instagram, Facebook, blog hingga twitter. Semoga semakin banyak orang Indonesia khususnya Kalimantan yang tertarik ke Hainan bersama HIS Travel.

Desa Yetian

Desa Yetian, suku Li dan Miao berada. Foto KLCBS

Mungkin lokasi ini juga bakal mampu mewujudkan imajinasi saya soal desa tradisional khas China. Di desa Yetian saya akan mempelajari budaya asli suku minoritas Li dan Miao, suku asli yang mendiami desa. Disini saya bisa menyaksikan aneka tarian adat, pakaian tradisional, kerajinan brokat, keramik dan lain sebagainya. Suku Li terkenal pandai membuat kerajinan alias barang seni sejak ribuan tahun lalu. Sementara itu, suku Miao pandai dalam membuat kerajinan rotan dan perak. Bentuk rumah mereka pun unik dan sangat etnik, mengingatkan saya akan Flores dan Sumba. Bentuk rumah suku Li dan Miao di desa Yetian sangat menarik untuk di explore dan difoto. Cocok buat bahan konten Instagram, blog dan Facebook saya nih. Semoga HIS berbaik hati mengajak saya liburan ke Hainan, agar saya bisa berkunjung ke desa Yetian ini yang katanya tercatat sebagai salah satu warisan dunia UNESCO.  

Ada begitu banyak hal yang bisa saya lakukan di Hainan nantinya, yang takkan bisa saya tulis satu persatu. Diantaranya Desa Bali, Phoenix Valler dengan cable car nya, Bao Shu tang Shop, pedestrian street di Sanya dan lain sebagainya. 

Oh iya, siapa sih HIS travel Indonesia? HIS adalah agen perjalanan wisata yang sudah berpengalaman mengelola tur keluar negeri, seperti Jepan, Korea, Hongkong, Eropa dan China, khususnya Hainan. HIS juga mengelola grup tour package untuk rombongan besar. 

5 Kelebihan HIS. Foto HIS travel Indonesia
Kantor cabang HIS di Indonesia ada di Jakarta, Bali, Jogjakarta, Bandung dan Surabaya. Silakan klik link ini untuk melihat dimana saja cabang beserta alamat lengkapnya. 

Logo resmi HIS

Staf di salah satu cabang HIS travel di Indonesia
Info paket wisata ke Hainan yang diselanggarakan oleh HIS. Klik disini ya info lengkapnya.

Sudah nggak ragu lagi kan ya? Yuk atur perjalanan ke Hainan, Hongkong, Eropa, Macau, dan sebagainya bersama HIS. Sekian dulu tulisan saya tentang Berani Liburan ke Hainan nya. Semoga saya terpilih menjadi salah satu pesertanya. Agar nanti saya bisa mewujudkan impian pergi ke China. Amin, terima kasih sudah membaca blog ini ya.

Foto dan informasi yang ada di artikel ini berasal dari berbagai sumber, termasuk situs resmi HIS Travel Indonesia. 

Nasrudin Ansori









6 komentar:

Anonim mengatakan...

Wiiii baru nyadar ada spot kecehh di Cina kyk Bali gini yakk. Makasih ya ulasanny. Semoga menang.

Anonim mengatakan...

Semoga menang bos kuu. Uda lama we gak buka blog lu hahaha. Sori pake anonymous ,males ninggalin jejak google account wkakaka

Diaz Bdg

Noni mengatakan...

Jadi rindu China euy. Hainan katanya nggk kalah cantik dari Phuket ya. Good luck Anas.

Nasrudin Ansori ( Kalimantanku.com ) mengatakan...

Iyaa Hainan mirip ya. Pantainya cakeppp. Moga HIS Travel sudi membawa aku ksana. Aminnn

Nasrudin Ansori ( Kalimantanku.com ) mengatakan...

Iya Cummm lo udh lama ya gak blog walking ke blog ku. Hahaha sibuk sih lu wkwk

Nasrudin Ansori ( Kalimantanku.com ) mengatakan...

Doakan ya Mba. .Iya nih Hainan parah kece nya. Hopefuly bisa kesana :))

Contact Us

Traveler. Blogger.

contact baritobjm@gmail.com

Total Pembaca Blog

Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Translate

ask and share


Popular Posts

drop your question here :

Nama

Email *

Pesan *

Subscribed

About

Nasrudin Ansori travel blogger and travel writer. content creator and admin of Instagram and Facebook. contact us at baritobjm@gmail.com

Blog Archive