Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Nasrudin Ansori

Traveler. Blogger.

contact deborneo54@gmail.com

Blogger templates

Blogroll

10 Alasan Jalan-Jalan ke Kalimantan..!



Berikut ulasan saya tentang alasan kenapa kamu harus jalan-jalan ke Kalimantan. Sebenarnya ada banyak alasan lain yang punya argumen tersendiri, namun 10 alasan dibawah ini adalah yang paling mewakili kenapa kamu harus ke Kalimantan.

                1. Pasar Terapung yang Langka & Unik


Siapa yang tidak mengenal pasar unik di atas Sungai Martapura ini? Pasar yang transaksi jual belinya dilakukan di atas sampan. Kok disampan? Ya inilah keunikan Pasar Terapung Lok Baintan di Banjarmasin. Para pedagang dan pembelinya harus menyusuri sungai untuk berdagang atau membeli sesuatu. Kamu juga bisa kesini dan merasakan uniknya sensasi membeli buah dan aneka kue langsung di atas klotok/perahu wisata. Kamu bisa sewa perahu ini dari pusat kota Banjarmasin, rata-rata dipatok Rp. 300.000 pergi pulang. Tak hanya Pasar Terapung Lok Baintan saja, di sekitar Banjarmasin juga ada Pasar Terapung Muara Kuin di Sungai Barito. Disini kamu bisa mencicipi Soto Banjar khas Banjarmasin langsung diatas kapal. Unik kan?

    2.   Habitat Orangutan dan Bekantan


Jika Flores dikenal dengan naga komodo nya, nah Kalimantan juga punya hewan andalan yang jadi ikonnya. Apalagi kalau bukan orangutan! Mamalia langka ini hanya hidup di Kalimantan alias Borneo dan Sumatra. Konon katanya, orangutan lebih banyak hidup di Kalimantan ketimbang Sumatra dan Sarawak, Borneo nya Malaysia. Kera besar dari Asia ini bisa kamu jumpai di beberapa lokasi taman nasional di Kalimantan, sebut saja Tanjung Puting, Sebangau, Gunung Palung, Sentarum, Kutai serta pusat konservasi BOS Samboja, Nyaru Menteng dan lain sebagainya. Kamu tentu tahu dong maskot Dufan? Ya apalagi kalau bukan monyet berhidung mancung Bekantan. Ini adalah hewan endemik Borneo, hanya ada di pulau terbesar ketiga di dunia ini saja. Sebarannya ada di seluruh Kalimantan, diantaranya Tanjung Puting, Sebangau, Banjarmasin, Tarakan dan masih banyak lagi. Wisata hewan endemik itu seru loh, menambah wawasan dan meningkatkan rasa cinta lingkungan.

    3.  Danau Kakaban si Negeri Ubur-Ubur


Bayangan kita tentang ubur-ubur adalah sengatannya yang bikin gatal kulit. Nah, di Danau Kakaban Kepulauan Derawan, kamu bakal ketemu jutaan ekor ubur-ubur jinak yang tak menyengat sama sekali. Ada 4 jenis ubur-ubur yang hidup di danau karang berusia jutaan tahun ini. Yang paling dikenal adalah ubur-ubur yang bentuknya mirip jamur berwarna coklat bening. Eiitss, ingat ya jangan menggunakan kaki katak ( fins ) selama berenang di Danau Kakaban, karena kaki katak yang kita pakai bisa melukai dan merobek tubuh ubur-ubur yang kenyal itu. Tak hanya soal ubur-ubur nya saja, Kakaban juga punya pantai dan lautan yang super cantik. Banyak tur lokal yang menawarkan paket wisata kesini, karena biasanya satu paket dengan kunjungan ke Derawan dan Maratua.

    4.   Maladewa ada di Maratua


Wisatawan nasional yang pernah ke Maldives atau Maladewa sering bilang bahwa Pulau Maratua di Kalimantan Timur mirip dengan negara kepulauan itu. Terutama area sekitar Maratua Paradise Resort, sebuah resor berbentuk vila yang dibangun diatas lautan. Air jernih dan biru berpadu dengan jejeran vila dan dermaga, menjadikannya agak mirip Maldives. Tak heran banyak wisawatan nasional dan asing, sering menginap di resor ini meski tarifnya lebih tinggi dari hotel lain di sekitaran Maratua. Selain bermalam di resor, kamu bisa snorkeling di pantai untuk menyaksikan terumbu karang dan biota laut lainnya. Tak hanya itu, kamu juga bisa berkunjung ke Goa Haji Mangku yang air di dalamnya sangat bening dan jernih.

5. Danau Sentarum, Danau Tadah Hujan Terluas


Ada danau maha luas di perbatasan Kalimantan dan Malaysia yang dinamakan Taman Nasional Danau Sentarum. Luas danaunya mencapai 132 ribu meter persegi, yang jika di musim kemarau panjang akan berubah menjadi daratan yang kering. Tapi disaat musim hujan dari November hingga Juli berubah menjadi danau air tawar yang indah. Pada saat danau ini airnya penuh alias kondisi normal, kita akan disuguhi oleh pepohonan tropis yang tenggelam di dalam danau. Pepohonan itu seakan-akan hidup di dalam air, ada yang hanya terlihat daunnya saja dan ada yang tinggi menjulang meski sebagian batangnya terendam air. Kamu bisa menyusuri Danau Sentarum dengan speedboat sewaan. Penerbangan dari Jakarta harus melewati Pontianak kemudian Putussibau, Kapuas Hulu.

    6. Arung Jeram dengan Rakit Bambu


Arung jeram selama ini hanya identik dengan perahu karet yang biasanya diisi 5 hingga 6 penumpang. Nah di Loksado, Pegunungan Meratus Kalimantan Selatan kamu bisa mencoba serunya arung jeram dengan rakit bambu. Ya rakit bambu...! Joki lokal yang merupakan warga suku Dayak Meratus bakalan memandu kamu untuk menikmati indahnya alam Pegunungan Meratus sambil duduk-duduk santai di atas rakit bambu tersebut. Bahasa kerennya sih bamboo rafting. Satu kali bamboo rafting di patok harga Rp. 350.000 untuk maksimal 3 wisatawan. Durasinya rata-rata antara 2 hingga 2,5 jam. Kamu bakal puas banget berarung jeram di pedalaman Loksado yang hijau dan alami itu. Dari Banjarmasin butuh waktu 5 jam berkendara. Banyak penginapan dan lodge di sekitaran Loksado, yang paling saya rekomendasikan adalah Meratus Mount Resort dan Amandit Lodge nya. Yuk kapan lagi bertemu suku Dayak Meratus sambil berarung jeram?

    7. Pesiar ke Pedalaman di Tanjung Puting & Kahayan 


Pesiar di pedalaman memang agak aneh di dengar. Karena selama ini pesiar ya dilautan dengan yacht atau kapal pesiar yang mewah. Nah di Tanjung Puting dan Sungai Kahayan di Kalimantan Tengah, kamu bisa pesiar santai di atas kapal wisata. Selama di kapal, kamu akan dilayani oleh kru kapal yang super ramah. Mulai dari menyiapkan makanan, tempat tidur hingga kopi sore. Tak hanya itu, pesiar di pedalaman Tanjung Puting dan Kahayan ini akan mengajak kamu menyaksikan orangutan, bekantan, desa suku Dayak, hutan tropis dan bird watching. Berhubung pesiar nya agak ribet, kamu wajib ikut paket tur yang banyak dijual di sekitar Tanjung Puting. Harga mulai dari Rp. 2 jutaan hingga puluhan juta. Tergantung jenis paketnya. Julia Robert, George Soros dan Harrison Ford adalah pesohor Amerika yang pernah mencicipi pesiar pedalaman ala Kalimantan ini.

    8. Masakan Banjar yang Beragam


Bagi kamu yang doyan makan, hmmm Banjarmasin adalah tempat yang cocok buat liburan mu ke Kalimantan. Kok bisa? Ya karena Kota Seribu Sungai ini menawarkan pengalaman kuliner yang beragam. Orang Banjar sangat mahir dalam mengolah masakan lokal yang otentik dan unik. Sebut saja soto Banjar, lontong, Ketupat Kandangan, pais patin, mandai goreng, bubur Banjar, kue bingka kentang, kue amparan tatak pisang, mie bancir, nasi itik, nasi kuning masak habang, selada Banjar, nasi sop dan masih banyak masakan lokal lainnya. Soal menu bakaran, Banjarmasin juaranya. Aneka ikan air tawar, bebek dan ayam dipanggang dengan bumbu khas Banjar yang unik dan beda. Sejumlah rumah makan khas Banjar tersebar di segala penjuru Banjarmasin. Sebut saja Sari Patin, Sambal Acan Raja Banjar, Soto Bang Amat, Lontong Orari, Cendrawasih dan lain sebagainya.

9. Festival Budaya Yang Variatif


Di seantero Kalimantan, kamu bakal ketemu perayaan festival budaya yang unik dan variatif. Setiap festival umumnya memiliki keunggulan dan kekhasan masing-masing. Sebut saja, Cap Go Meh di Singkawang, Festival Erau di Tenggarong, Rockin Borneo di Tenggarong, Tabalong Etnic di Tabalong, Gawai Dayak di Pontianak, Festival Jukung Hias di Banjarmasin, Festival Budaya Isen Mulang di Palangka Raya, Festival Babukung di Lamandau dan lain sebagainya. Festival tersebut diselanggarakan secara bergantian di sepanjang tahun. Tak ada jadwal festival yang berbarengan jadwalnya. Sehingga kamu bisa menyaksikan festival yang sesuai keinginan. Festival yang paling menyita perhatian banyak orang adalah Cap Go Meh dan Rockin Borneo.

10.  Surganya Jungle Trekking


 
Kamu doyan trekking di hutan dan pegunungan? Nah Kalimantan adalah pilihan yang tepat. Gimana nggak, wilayah Kalimantan yang maha luas ini menyediakan banyak spot hutan pedalaman, perbukitan dan bahkan pegunungan yang menantang untuk dijajal. Yang doyan trekking pendakian coba ke Gunung Halau-Halau di Kalimantan Selatan atau bisa juga Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya di Kalimantan Tengah. Malas pendakian? Tenang, kamu bisa trekking santai di Tanjung Puting, Kutai, Gunung Palung, Lamandau, Loksado dan lain sebagainya. Trekking di Kalimantan itu biasanya dapat bonus ketemu perkampungan suku Dayak di pedalaman. Yang mau trekking sambil mengamati hewan endemik coba mampir ke Taman Nasional Sebangau. Atau bisa juga trekking yang ada spot air terjun nya. 

Gimana, masih ragu jalan-jalan ke Kalimantan nya? Silakan follow instagram Jelajah_Kalimantan untuk update terkini foto-foto menarik tentang alam dan budaya Kalimantan.

Nasrudin Ansori
Travel Blogger.

1 komentar:

Hendi Setiyanto mengatakan...

salah satu daya tarik ya pasar apungnya...