Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Nasrudin Ansori

Traveler. Blogger.

contact deborneo54@gmail.com

Blogger templates

Blogroll

Tradisi Memanjangkan Telinga Suku Dayak Kenyah


Bicara budaya suku Dayak di Kalimantan atau Borneo, tak lepas dari berbagai keunikan tradisi yang melatarinya. Sebut saja budaya memanjangkan daun telinga yang ada di pedalaman Kalimantan Timur yang akan saya bahas kali ini. 

Saya beranjak dari Banjarmasin menuju kota Samarinda dengan menggunakan bis selama sekitar 17 jam perjalanan darat. Rute Trans Kalimantan yang harus saya lalui berupa jalan mengular yang menghubungkan banyak kota dan kabupaten di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Seperti Martapura, Kandangan, Tanjung, Balikpapan dan lain sebagainya. Tak cuma kota saja, hutan lebat khas Kalimantan kerap kali saya jumpai dari balik kaca bis. Khususnya di sekitar perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur yang masih berupa pegunungan lengkap dengan hutan nya. 

Puy Pesinan yang saya temui di Mahakam Ulu
Setibanya di Samarinda, saya harus kembali melanjutkan perjalanan sungai selama sekitar 30 jam dengan menggunakan kapal sungai. Lama banget ya? Ya inilah rute khas Kalimantan yang harus kita cobain. Karena dulunya, sebelum terbentang jalan darat, kapal-kapal sungai hilir mudik di sungai-sungai yang ada di Pulau Kalimantan. Sekarang pun meski jalur darat dan penerbangan telah menembus beberapa pedalaman di Kalimantan, transportasi sungai masih tetap lestari. Meski memang jumlahnya tidak seramai jaman dulu.

Kapal penumpang rute Samarinda ke Long Bagun pp di Sungai Mahakam
Kapal KM. Putra Mahakam yang saya tumpangi bertolak dari dermaga sungai di Sungai Kunjang, Samarinda sekitar pukul 7 pagi. Puluhan penumpang lain nampak sibuk memasukan barang bawaan di dalam bagasi sederhana yang disediakan pihak kapal. Penumpang yang dominan warga suku Dayak Kenyah dan Banjar itu punya tujuan masing-masing ke berbagai kecamatan di pedalaman Mahakam. Sebut saja Muara Kaman, Muara Muntai, Long Bagun, Melak, Kota Bangun dan lain sebagainya. Ibarat bis di daratan, kapal yang saya tumpangi ini dengan senang hati menyinggahkan para penumpang tersebut sesuai tujuan masing-masing. Tak cuma penumpang saja, kapal-kapal sungai rute Samarinda ke pedalaman Sungai Mahakam ini juga berfungsi sebagai kapal barang. Ya, aneka kebutuhan pokok yang dibawa dari Samarinda akan didistribusikan ke berbagai desa dan kecamatan di hulu Sungai Mahakam. 

Puy Pludung di Mahakam Ulu
Saya tiba di desa Datah Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu pada keesokan hari nya sekitar pukul 4 sore. Perjalanan sungai yang sangat lama namun menyenangkan bagi saya yang memang hobi sekali menyusuri sungai. Selama diatas kapal, saya bisa menyaksikan kehidupan sungai yang ada di sepanjang Sungai Mahakam. Perkampungan yang paling ramai ( baik kepadatan rumah, lalu lalang ketinting/perahu kecil ) adalah Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara. Cerita ini akan saya bahas di artikel lain nya di blog ini.

Tiba di Datah Bilang, saya langsung menuju salah satu rumah warga Dayak Kenyah yang ada disana. Ibu Lampang namanya, ibu paruh baya asli Datah Bilang. Bantuan beliau lah yang menjadikan perjalanan saya di Mahakam Ulu ini menjadi lebih mudah. Karena tujuan utama saya adalah bertemu nenek-nenek Dayak Kenyah yang masih mempunyai daun telinga yang panjang, dengan adanya bantuan Ibu Lampang target utama saya tersebut jadi lancar dan tidak banyak buang waktu. Oh iya, tak jauh dari rumah ibu Lampang terdapat dua buah Lamin Adat ( balai adat ) khas suku Dayak Kenyah. Bangunan nya khas penuh dengan ukiran tradisional warna-warni. Tiang tinggi terbuat dari kayu ulin nampak gagah diletakan di depan lamin.

Lamin Adat khas Dayak Kenyah
Saya menginap di Losmen Zainal Abidin yang ada di sekitar desa. Tarifnya cuma Rp. 50 ribu saja permalam nya. Kamar sederhana lengkap dengan kasur dan kipas angin. Ada colokan listrik di dalam nya. Di desa ini, listrik hanya hidup dari jam 5 sore hingga jam 10 malam. Tapi pihak losmen menyediakan genset untuk menyalakan lampu-lampu di dalam losmen. 

Singkat cerita, saya bertemu sekitar 4 nenek asli suku Dayak Kenyah yang daun telinga nya sangat panjang. Bukan tanpa sebab kenapa telinga mereka panjang seperti itu. Tradisi nenek moyang lah yang menyebabkan mereka memanjangkan telinga nya. Ya, jaman dulu Dayak Kenyah, Dayak Bahau dan sebagian Dayak Iban mempunyai tradisi memanjangkan telinga bagi anak perempuan nya. Bahkan di beberapa tempat, laki-laki nya pun memanjangkan daun telinga nya. 

Seraung, topi tradisional khas Dayak Kenyah
Tradisi nenek moyang ini dijalankan sejak mereka masih bayi. Daun telinga digantungi dengan anting besar berbentuk lingkaran. Makin bertambah usia, semakin banyak jumlah anting yang terbuat dari kuningan itu menggantung di kiri kanan daun telinga mereka. Prinsip nya adalah semakin banyak anting nya semakin membebani daun telinga nya. Sehingga sejak kecil, secara perlahan daun telinga itu lentur ke bawah hingga akhir nya memanjang. Pada usia dewasa hingga lansia, panjang daun telinga itu bahkan mencapai sekitar dada. Puluhan anting berwarna kuning mengkilap nampak begitu berat menggantung di telinga mereka.

Tak sekedar berbentuk lingkaran, anting mereka juga berbentuk mirip siput. Tapi anting model seperti ini kurang banyak yang mengenakannya. Tapi berat nya juga lumayan, karena anting yang berat berfungsi untuk melenturkan daun telinga hingga menjuntai ke bawah. Karena sudah terbiasa sejak kecil, para nenek Dayak Kenyah yang saya temui di Mahakam Ulu nampak biasa saja alias tidak merasa terbebani. Pada salah satu nenek yang saya temui, jumlah anting di kiri kanan telinga nya berjumlah sekitar 40 buah. Wow banyak sekali ya. 

Puy ( nenek ) Dayak Kenyah dengan baju tradisional nya
Konon, budaya memanjangkan telinga ini adalah sebagai bentuk kepercayaan lokal yang berkembang sejak lama. Yakni, wanita yang bertelinga panjang dianggap lebih cantik, elegan dan meningkatkan status sosial. Tak heran, jaman dulu rata-rata wanita Dayak Kenyah di pedalaman Mahakam dan Malinau di Kalimantan Utara ( sebelum memisahkan diri sebagai provinsi sendiri ), banyak ditemui anak-anak hingga dewasa yang daun telinga nya sangat panjang. Mereka bangga dan merasa cantik dengan tradisi unik tak ternilai rupiah itu. Pakaian adat wanita Dayak Kenyah juga bagus sekali, karena dihiasi oleh susunan manik-manik dengan motif daun paku. Baju nya berbentuk rompi, dipercantik dengan rok panjang. Bagi wanita Dayak Kenyah dewasa yang usia nya diatas 50 tahun, biasanya mengenakan topi putih yang bentuk nya mirip peci.

Tato tradisional Dayak Kenyah di Mahakam Ulu
Ciri khas lainnya adalah tato di lengan dan kaki pada wanita Dayak Kenyah. Tato yang mereka miliki adalah tato motif tradisional Dayak Kenyah yang desain nya sangat khas dan detail. Motif nya kecil-kecil dan rapat. Sehingga susah sekali membedakan bentuk motif nya. Tato bagi warga Dayak Kenyah adalah sebagai manifestasi pengalaman hidup mengembara ke negeri lain. Semakin berpengalaman hidupnya mengembara ke tempat lain, maka tato nya akan semakin banyak. Bahkan bagi wanita Dayak Kenyah, tato yang diletakan di bagian paha adalah hanya bagi wanita bangsawan saja.

Ciri khas lain Dayak Kenyah di pedalaman Kalimantan adalah tas bayi nya. Tas tradisional yang bentuknya unik dan penuh warna ini merupakan tas khusus yang digunakan untuk menggendong bayi. Meski sekarang jarang dikenakan, tapi tas yang dihiasi oleh taring gigi babi ini masih mudah ditemui di beberapa rumah di pedalaman Mahakam Ulu. Harganya kadang mencapai Rp. 5 juta. Harga nya cukup mahal dikarenakan pembuatan nya yang rumit serta bahan nya terbuat dari manik-manik, taring babi dan kain beledru.

Tas unik khas Dayak Kenyah untuk menggendong bayi
Selama berada di Mahakam Ulu, saya banyak berdiskusi dengan warga lokal. Kami bicara soal budaya, pekerjaan serta sejarah perpindahan Dayak Kenyah dari Apo Kayan yang kini sudah masuk wilayah Kalimantan Utara. Konon dulu nya Dayak Kenyah yang sekarang ada di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur berasal dari desa kecil di sekitar Apo Kayan, Kalimantan Utara ( bahkan ada yang bilang nenek moyang mereka berasal dari Sarawak ). Mereka merantau jauh berjalan kaki dan menyusuri Sungai Mahakam sehingga akhirnya menetap hingga sekarang. Mereka menyebar di berbagai wilayah di sekitaran Mahakam Ulu, mulai dari Long Apari, Long Pahangay, Long Bagun, Datah Bilang, Ujoh Bilang dan lain sebagainya.

Berikut saya tampilkan foto Dayak Kenyah di jaman dulu, yang terarsip di blog humabetang.web.id :

Photo Credit www.humabetang.web.id
Kini sub suku Dayak di Mahakam Ulu dan sebagian Kutai Barat di Kalimantan Timur terdiri dari suku Dayak Kenyah, Dayak Bahau dan Dayak Benuaq. Namun, tradisi memanjangkan telinga tersebut hanya dilakukan oleh Dayak Kenyah dan Dayak Bahau saja. Kini Dayak Kenyah sudah banyak yang menganut agama Kristen, karena dulu sebelum jaman kemerdekaan RI sudah banyak misionaris asing ke pedalaman Mahakam dan Malinau. Meski mereka telah memeluk agama Illahi tersebut, tradisi nenek moyang tetap dijalankan. Daun telinga panjang yang menjuntai unik masih bisa kita temui di seluruh desa-desa kecil di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Tradisi lain yang dijalankan adalah pendirian lamin adat ( rumah/balai ) untuk urun rembuk jika ada hal-hal yang harus disepakati bersama antar suku Dayak Kenyah. Tak cuma itu, pakaian, tameng, tato dan lain sebagainya masih melekat. Meski sebagian Dayak Kenyah telah tersentuh oleh televisi, ponsel bahkan pesawat kecil telah menembus belantara Mahakam Ulu, bukan berarti tradisi dilupakan begitu saja. 

Saat ini Dayak Kenyah tetap menjadi identitas kesukuan di Kalimantan Timur, khusus nya Mahakam Ulu yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu. Pekerjaan utama mereka adalah sebagai petani dan berkebun. Seperti menanam karet, durian, padi, rambutan dan lain sebagainya. Warga Dayak Kenyah dikenal sebagai suku yang kuat mempertahankan tradisi. Meski jaman boleh berubah, namun tradisi nenek moyang masih tetap dijalankan. Meski memang tradisi memanjangkan daun telinga sudah mulai langka dijalankan oleh penerusnya, namun setidaknya tradisi tersebut masih bisa saya temui langsung di Mahakam Ulu.

Petualang asing dari berbagai negara telah lama menjadikan Mahakam Ulu sebagai destinasi incaran bila bertandang ke Borneo. Tak heran, di daftar buku tamu yang saya jumpai di beberapa tempat di Kutai Barat dan Mahakam Ulu banyak tertulis nama-nama asing yang susah dieja. Inilah Kalimantan, tradisi lestari, alam nya indah, mari kita jaga kita jelajahi. 

Bagi yang ingin kesini, baik private tour atau pun photography tour silakan kontak Borneo Wildside untuk di arrange baik akomodasi maupun harga terbaik nya. Silakan meluncur ke www.gokalimantanku.com untuk informasi contact person nya.

Banjarmasin, 25 September 2016

Nasrudin Ansori
Traveler. Blogger 

Instagram nasrudinansori. Fans Page FB Jelajah Kalimantan.





5 komentar:

IBU,FITRI SULISTIAWATI mengatakan...

Saya sekeluarga mengucapkan banyak trima kasih kepada AKI MUPENG karena atas bantuannyalah saya bisa menang togel dan nomor gaib hasil ritual yang di berikan AKI MUPENG bener-bener dijamin tembus dan saat sekarang ini kehidupan saya sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya itu semua berkat bantuan AKI kini hutang-hutang saya sudah pada lunas semua dan sekarang saya sudah buka usaha sendiri. jika anda mau bukti bukan rekayasa silahkan hubungi/sms AKI MUPENG di 0852 9445 0976 atau KLIK DISINI  insya allah angka beliau di jamin tembus dan beliau akan menbantu anda selama 3x putaran berturut-turut akan memenangkan angka togel dan ingat kesempatan tidak datang 2x,trima kasih.

PAK.SABARUDDIN DI PADANG mengatakan...

Hal yang tidak pernah terbayankan kini jadi kenyataan kepada keluargaku,,,kusus untuk AKI SANTOJOYO kami ucapkan banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada aki. karena berkat bantuannya alhamdulillah keluarga kami bisa lepas dari hutang dan masalah, karena nomor “GAIB” untuk pasang togel, hasil ritual AKI SANTOJOYO memang benar-bener merubah nasib kami hanya sekejap,dan disitulah aku berkesempatan kumpulkan uang untuk buka usaha kembali,karena rumah juga sudah disita bank,,warung makan juga sudah bangkrut,,tapi itu semua aku masih tetap bertahan hidup dengan anak istriku,,walau cuma ngontrak tapi aku tetap bersabar dan akhirnya AKI SANTOJOYO lah yang bisa merubah nasib kami..maka dari itu AKI SANTOJOYO orang paling bersejarah di keluargaku…!!!jadi kepada teman-teman yang di lilit hutang dan ingin merubah nasib seperti saya silahkan hub AKI SANTOJOYO di nomor: 085211599919 atau silahkan KLIK DISINI dan dengan penuh harapan yakin dan percaya insya allah apa yang anda ingingkan pasti tercapai.

Master Sgp mengatakan...

Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu .saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib Seperti Saya coba hubungi nomor hp AKI ALIH katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi dan saya menceritakan semuanya, tentang keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya AKI ALIH saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib AKI ALIH bagi yang berminat hubungi AKI ALIH di nomor ini: : (((_082 313 669 888_)))atau silahkan dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaib hasil ritual dari beliau Ternyata Bener Terbukti Hasilnya terima kasih. Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib Seperti Saya coba hubungi nomor hp AKI ALIH katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi dan saya menceritakan semuanya, tentang keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya AKI ALIH saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib AKI ALIH bagi yang berminat hubungi AKI ALIH di nomor ini: (((_082 313 669 888_)))>
KLIK DISINI

sewa elf jogja mengatakan...

Indonesia penuh Tradisi unik. I love indonesia... Kapan aku ke sana ya..?

salam kenal...

arief shop mengatakan...


Klg Bandung
Jual Klg Bandung
Klg Asli Bandung
Obat Klg Bandung