Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Nasrudin Ansori

Traveler. Blogger. Owner of Jelajah Kalimantan Eco Tourism. Email baritobjm@gmail.com

Blogger templates

Blogroll

Danau Habema di Taman Nasional Lorentz Yang Sunyi


Hobi jalan-jalan membawa saya ke beberapa danau alami di Indonesia, sebut saja Danau Kakaban di Kalimantan Timur, Danau Sentarum di Kalimantan Barat, Danau Kelimutu di Flores NTT, Kawah Ijen di Jawa Timur dan danau-danau lain nya. Nah bulan Agustus 2016 lalu ketika berkunjung ke Lembah Baliem, Papua saya sempat  jalan-jalan ke Danau Habema. Pada artikel sebelum nya, saya membahas budaya Lembah Baliem yakni Festival Budaya Lembah Baliem ke 27 tahun 2016.

Saya ke Danau Habema bersamaan dengan rombongan duta besar dari berbagai negara seperti India, Prancis, Italia dll. Tak ketinggalan teman-teman blogger dan media nasional hasil undangan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya saat itu. Sehingga perjalanan kami menuju Danau Habema dikawal oleh TNI dan polisi. Berasa orang penting jadi nya saya saat itu.

Lanskap Danau Habema yang sunyi dan indah
Oke mari kita bahas keindahan yang dimiliki Danau Habema ini. Lokasi nya agak menjauh dari kota Wamena, karena danau ini berada di kawasan Taman Nasional Lorentz, Papua. Sebuah taman nasional kebanggaan Indonesia yang luas nya mencapai sekitar 2,4 juta hektar. Woooow, luas sekali ya...!

Kru NET TV saat meliput Danau Habema
Saya menggunakan mobil jenis 4WD dari kota Wamena menuju Danau Habema. Mobil jenis inilah yang cocok untuk mengakses lokasi danau yang berjarak sekitar 48 kilometer dari Wamena itu. Akses nya berupa jalan beraspal mulus meliuk-liuk dengan kontur menurun dan menanjak. Kiri kanan jalan disuguhi pemandangan alam Papua yang luar biasa indah. Berupa hutan pegunungan yang lebat, kebun ubi hingga distrik kecil yang di diami oleh warga asli suku Dani, Papua. Pak Hendrik sopir kami bercerita banyak hal tentang Lembah Baliem. Pemanas suhu mobil terus dihidupkan selama kami berada di dalam mobil. Angka di GPS mobil terus berubah, seiring makin meninggi nya daratan yang kami lalui. Mulai dari 2000 hingga 3300 Mdpl.
Mobil 4WD yang saya naiki ke Danau Habema
Pak Hendrik sudah sering berkunjung ke Danau Habema, baik membawa tamu wisatawan hingga mengajak anak istri nya liburan akhir pekan. Pak Hendrik bukanlah penduduk asli Wamena. Dia adalah perantau dari Sumatra Utara. Bekerja sebagai pemilik mobil angkutan barang di Wamena sejak puluhan tahun silam. Dia merasa betah tinggal dan berkeluarga di Wamena. "Alam nya indah, potensi ekonomi nya juga menjanjikan. Dan Wamena butuh perantau-perantau seperti kami, yang membangun Wamena bersama-sama warga asli nya," ucap Pak Hendrik sambil menyetir. 

Sepasang dubes sedang trek singkat di area Danau Habema
Kami tiba di persimpangan jalan. Jika belok kiri adalah akses menuju Kabupaten Nduga, sebuah akses darat yang baru-baru ini dibuka oleh pemerintah Indonesia. Kabar nya Jokowi pernah berkunjung ke proyek jalan ini beberapa bulan yang lalu. Nah, kami belok kanan. Karena tujuan kami adalah Danau Habema, yang merupakan danau tertinggi di Indonesia. Akses terakhir menuju danau sudah tidak berupa aspal lagi. Melainkan tanah merah yang kiri nya curam banget. Dari dalam mobil, saya bisa menyaksikan lanskap danau yang indah dan luas sekali. 

Pak Hendrik memarkirkan mobil nya di salah satu sudut danau. Disana ada pondokan sederhana yang kondisi nya sudah rusak. Sayang sekali tidak direnovasi oleh pemerintah atau pihak taman nasional. Padahal kalau pondokan nya dibenarin, bisa dijadikan untuk berlindung wisatawan dikala hujan. Saya turun dari mobil dan tak lupa menggantung kamera di leher. Udara pegunungan yang dingin langsung menyergap wajah dan kulit saya. Udaranya bersih dan bebas polusi. Kabut alami nampak menyebar rata di seluruh bagian danau dan pegunungan di sekitar nya. Tak ada pengunjung lain, melainkan hanya saya dan rombongan dubes. 

Kabut alami menyebar di sekitar Danau Habema, TN. Lorentz
Sejauh mata memandang, hanya lanskap alam yang sunyi dan hening yang saya lihat. Suasana nya benar-benar alami nyaris seperti tak pernah terjamah oleh manusia. Inilah Danau Habema, danau alami yang memiliki luas sekitar 224 hektar. Nama asli Danau Habema adalah Yuginopa, namun belakangan lebih dikenal sebagai Danau Habema. Diambil dari nama Letnan Habema, perwira asal Belanda yang ikut mengawal ekspedisi Puncak Trikora pada tahun 1909 silam. 

Puncak Trikora setinggi 4.751 Mdpl ketika langit cerah
Dari Danau Habema saya bisa menyaksikan Puncak Trikora yang tersapu oleh kabut alami. Puncak yang berketinggian 4.751 Mdpl itu masih memiliki salju di atas nya. Salah satu puncak gunung di benua tropis yang memiliki salju selain Puncak Jaya ( Cartens Pyramid 4.884 Mdpl ) yang juga berada di kawasan Taman Nasional Lorentz, Papua. Kedua puncak kebanggaan Indonesia ini mengundang banyak perhatian pendaki mancanegara, khusus nya Puncak Jaya ( Cartens Pyramid ) yang merupakan salah satu Seven Summit ( 7 puncak tertinggi di dunia dari 7 benua yang berbeda ). Taman Nasional Lorentz sendiri merupakan Situs Warisan Dunia ( World Heritage ) versi UNESCO juga sebagai Southeast Asia Heritage dari Indonesia.

Pihak taman nasional meyakini, ada banyak distrik kecil yang dihuni oleh suku adat di sekitaran Taman Nasional Lorentz. Seperti suku Dani, suku Amungme, suku Asmat dan lain sebagai nya. Bahkan mereka meyakini bahwa ada suku primitif di sekitar pegunungan yang tak pernah tersentuh oleh dunia luar. Tak heran, jika Taman Nasional Lorentz dianggap sebagai kekayaan tak ternilai yang Indonesia miliki.  

Suku Dani dari Distrik Trikora di sekitar Pegunungan Jayawijaya
Vegetasi di sekitaran Danau Habema sangat menarik perhatian saya. Saya tidak tahu persis apa saja nama nya, namun yang jelas ada beberapa tumbuhan yang terlihat unik dan langka. Yang paling saya ingat adalah sarang semut. Tumbuhan ini kerap saya temui selama berada di area Taman Nasional Lorentz. Sarang semut banyak dijual di Indonesia, karena khasiat nya yang bermanfaat untuk penyembuhan penyakit secara tradisional.

Sarang Semut di sekitar Danau Habema, TN. Lorentz, Papua
Karena saya ikut rombongan dubes, maka saya tidak bisa seenak nya leyeh-leyeh sendirian di Danau Habema. Saat para rombongan VIP negara tersebut pulang ke kota Wamena, maka saya mau tak mau harus ikut kembali ke kota. Berat rasanya meninggalkan lanskap alam sunyi nan menakjubkan ini. Suatu saat kalau ada kesempatan kembali ke Danau Habema, saya ingin sekali camping di sekitar danau.

Salah satu vegetasi di Danau Habema
Beberapa hari kemudian, saya berkunjung ke kantor Balai Taman Nasional Lorentz di Jalan SD Percobaan, Potikelek, Wamena. Disana saya bertemu dengan salah seorang staf balai taman nasional. Kami berbincang banyak hal tentang kondisi taman nasional, termasuk sejarah pembentukan Taman Nasional Lorentz di tahun 1997 silam. "Yang kami hadapi adalah ancaman perburuan hutan dan binatang oleh warga sekitar. Kami butuh dukungan banyak pihak, agar taman nasional ini tetap lestari tanpa ada nya pengrusakan alam. Akses jalan ke Nduga sedikit banyak akan menjadi celah untuk penebangan pohon di masa yang akan datang, jika tidak diawasi oleh negara," ucap salah satu staf yang saya temui saat itu. 

Bagi yang pengen ke danau ini, akses nya adalah penerbangan Jakarta/Surabaya/Makassar tujuan Jayapura. Kemudian lanjut naik pesawat tujuan Bandara Wamena di Lembah Baliem. Dari kota Wamena, lanjut sewa mobil jenis 4WD tujuan Danau Habema, Taman Nasional Lorentz. Rata-rata sewa mobil ke Danau Habema berkisar antara Rp. 2,5 hingga 3 juta pulang pergi. Tiket pesawat rute Jakarta - Jayapura - Wamena pp sekitar Rp. 5,5 hingga 6 juta. Hotel di kota Wamena mulai dari harga Rp. 300 ribu an. Mahal ya akomodasi ke Lembah Baliem? Tapi sepadan banget dengan apa yang kita temui di sekitaran Lembah Baliem khusus nya Danau Habema. Harta karun Indonesia berupa danau tertinggi dengan benteng Pegunungan Jayawijaya yang mengelilingi nya.  Dan tahun depan, Festival Budaya Lembah Baliem ke 28 tahun 2017 kembali digelar. Ini adalah saat yang tepat berkunjung ke Lembah Baliem sambil menyaksikan acara budaya nya yang unik dan beda.

Banjarmasin, 9 September 2016

Nasrudin Ansori
traveler. blogger
  








2 komentar:

IBU,FITRI SULISTIAWATI mengatakan...

Saya sekeluarga mengucapkan banyak trima kasih kepada AKI MUPENG karena atas bantuannyalah saya bisa menang togel dan nomor gaib hasil ritual yang di berikan AKI MUPENG bener-bener dijamin tembus dan saat sekarang ini kehidupan saya sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya itu semua berkat bantuan AKI kini hutang-hutang saya sudah pada lunas semua dan sekarang saya sudah buka usaha sendiri. jika anda mau bukti bukan rekayasa silahkan hubungi/sms AKI MUPENG di 0852 9445 0976 atau KLIK DISINI  insya allah angka beliau di jamin tembus dan beliau akan menbantu anda selama 3x putaran berturut-turut akan memenangkan angka togel dan ingat kesempatan tidak datang 2x,trima kasih.

Master Sgp mengatakan...

Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu .saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib Seperti Saya coba hubungi nomor hp AKI ALIH katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi dan saya menceritakan semuanya, tentang keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya AKI ALIH saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib AKI ALIH bagi yang berminat hubungi AKI ALIH di nomor ini: : (((_082 313 669 888_)))atau silahkan dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaib hasil ritual dari beliau Ternyata Bener Terbukti Hasilnya terima kasih. Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib Seperti Saya coba hubungi nomor hp AKI ALIH katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi dan saya menceritakan semuanya, tentang keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya AKI ALIH saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib AKI ALIH bagi yang berminat hubungi AKI ALIH di nomor ini: (((_082 313 669 888_)))>
KLIK DISINI