Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Nasrudin Ansori

Traveler. Blogger.

contact deborneo54@gmail.com

Blogger templates

Blogroll

Peran Teknologi Informasi Terhadap Pariwisata Kalsel


Perkembangan teknologi informasi sekarang ini semakin maju dan dinamis sekali. Bahkan warga manapun dengan berbagai latar dapat semakin mudah mengakses banyak informasi. Salah satu nya adalah melalui sambungan internet, baik melalui komputer, laptop hingga ponsel. Banyak informasi yang tersaji di internet, salah satu nya adalah informasi mengenai pariwisata.

Suasana bamboo rafting di Loksado, Kalsel
Saat ini di Indonesia sedang gencar-gencar nya kegiatan berwisata baik di dalam negeri maupun keluar negeri. Tak terkecuali di Kalimantan Selatan, baik di Banjarmasin maupun di kota-kota lain nya. Siapapun yang ingin berwisata, pasti terlebih dahulu ingin menggali sebanyak-banyaknya tempat wisata yang akan dikunjungi. Bagi warga yang berada di luar yang ingin berkunjung ke Bumi Lambung Mangkurat ini, dapat dipastikan akan butuh banyak informasi terkait pariwisata di Kalsel. Baik informasi tentang alam, budaya, kuliner, kerajinan, info penerbangan, hotel dan lain sebagainya.

Pola dalam menggali informasi pun sekarang telah bergeser menjadi lebih mudah dan cepat. Yakni dengan menggunakan kecanggihan internet. Karena banyak sekali informasi tentang suatu daerah khususnya terkait dengan pariwisata setempat yang disajikan di berbagai situs wisata, portal berita online, blog, milis wisata, sosial media hingga forum tanya jawab. Siapa pun bisa mendapatkan banyak informasi tentang pariwisata Kalsel melalu internet dengan cepat dan akurat. Termasuk bagi turis asing yang ingin berwisata di Kalsel.

Beberapa turis asing di Pasar Terapung Lok Baintan
Dan saya pun sebagai orang yang sangat menyukai perjalanan wisata alias traveling, selalu memanfaatkan informasi-informasi yang ada di berbagai situs wisata. Salah satu contoh adalah ketika saya ingin berkunjung ke Pulau Sebuku di Kabupaten Kotabaru. Banyak informasi yang saya dapat terkait potensi alam di sekitar Pulau Sebuku, seperti Pantai Sekapung, Pulau Haur, Pulau Samar Gelap hingga hutan bakau yang banyak terdapat disana. 

Waktu itu saya secara tidak sengaja browsing tentang Pulau Sebuku dan saya pun menemukan alamat blog milik salah satu warga Pulau Sebuku. Saya pun segera menggali lebih banyak tentang Pulau Sebuku melalui blog tersebut. Salah satu nya dengan cara memberi komentar di kolom komentar blog yang bersangkutan. Berawal dari blog itulah saya menjadi tahu bahwa akses dari dermaga di Sei Bali menuju pantai di desa Sekapung di sisi lain Pulau Sebuku sangat lah susah. Karena terbatasnya angkutan umum ke desa tersebut.

Melalui perkenalan secara jarak jauh dengan pemilik blog tersebut, saya diberikan bantuan dalam hal penjemputan mobil dari dermaga Sei Bilu menuju desa Sekapung. Jarak nya sekitar 1 jam lebih. Membelah Pulau Sebuku yang masih lebat pepohonan. Dari berbagai informasi lain yang saya dapat dari situs lain nya mengenai Pulau Sebuku, saya akhirnya dapat memaksimalkan perjalanan wisata saya ke pulau eksotis tersebut. Dan hal tersebut juga saya alami ketika saya memerlukan informasi tentang Pasar Terapung Lok Baintan, Loksado, kerbau rawa di Danau Panggang, terumbu karang di Pantai Angsana, keindahan Pantai Teluk Tamiyang dan tempat-tempat menarik lain nya di Kalsel.

Ini menandakan bahwa peranan teknologi informasi sangatlah penting terhadap pembangunan Kalsel, khususnya dalam memajukan dan mempromosikan potensi pariwisata nya.

Jika saja pemerataan infrastruktur dan layanan telekomunikasi di Indonesia telah maju dan tersebar hingga pedesaan, maka warga di daerah terpencil pun bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk menyebarkan profil daerah nya ke dunia luar. Misalnya saja, warga di desa Malaris di Pegunungan Meratus, bisa saja menulis tentang seru dan uniknya atraksi bamboo rafting atau balanting paring dalam bahasa setempat ke seluruh dunia. Calon wisatawan dari Jakarta bahkan luar negeri, bisa menggali informasi tentang bamboo rafting melalui blog pribadi milik warga suku Dayak Meratus di pedalaman Loksado.

Ketika saya mengetahui bahwa pemerintah melalui Kemenkominfo sedang menjalankan program Kewajiban Pelayanan Universal (KPU), saya sangat bangga dan optimis terhadap upaya tersebut. KPU adalah sebuah proyek nasional dalam hal pemerataan akses informasi bagi warga di perkotaan hingga pedesaan. Sehingga warga semakin mudah mengakses informasi dan layanan telekomunikasi.

Terkait pengembangan pariwisata di Kalsel, saya sangat berharap sekali program KPU hasil kerjasama Kemenkominfo, BP3TI dan Pemprov Kalsel tersebut dapat memajukan pembangunan Banua khususnya menciptakan dunia pariwisata yang sejajar dengan daerah lain. Sebenarnya Kalsel memiliki potensi alam dan budaya yang tidak kalah menarik bila dibanding dengan Sumatra Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan provinsi-provinsi lainnya yang telah sangat maju kepariwisataannya. Namun yang menjadi kendala di Kalsel adalah ketersediaan informasi wisata nya yang masih tertinggal. Sehingga peran teknologi informasi dan layanan telekomunikasi sangat mendesak penyebarannya. Baik di perkotaan hingga pedesaan yang tersebar di seluruh penjuru Kalimantan Selatan.

Pembangunan berbasis pariwisata sangat terbukti dapat memajukan suatu daerah dan warga yang tinggal di dalam nya. Karena pariwisata adalah usaha yang berkelanjutan dan tidak mengenal kehabisan cadangan untuk dikelola. Beda hal nya dengan usaha pertambangan, yang akan habis bila terus di eksplorasi. Lihat saja Bali dan Jogjakarta, dua daerah yang maju sekali kepariwisataannya. Tak hanya Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya yang mapan, namun warga nya pun ikut terlibat dalam dunia pariwisata tersebut. Karena sektor pariwisata sangat tergantung usaha berbasis kerakyatan seperti usaha kerajinan tangan (souvenir), penginapan, pemandu wisata, rental mobil dan sepeda motor dan lain sebagainya.

Dan tentu saja untuk mendukung maju nya kepariwisataan suatu daerah sangatlah diperlukan ketersediaan layanan komunikasi yang memadai. Karena peranannya yang mampu menyebarkan informasi terkini tentang potensi suatu objek wisata, misalnya saja tentang bamboo rafting Loksado diatas. Calon wisatawan dari Amerika Serikat misalnya, akan dengan mudah mendapatkan informasi tentang Loksado cukup dengan membuka internet.

Satu orang wisatawan yang datang ke Loksado akan membawa banyak manfaat bagi Kalsel dan warga Loksado itu sendiri. Misalnya pajak hotel dan restoran yang akan masuk ke kas PAD pemerintah setempat. Bagi warga Loksado, wisatawan tersebut akan menciptakan lapangan kerja. Diantaranya adalah joki bamboo rafting akan digunakan jasa nya untuk membawa wisatawan tersebut menikmati indah nya Sungai Amandit di Loksado. Penginapan sederhana milik warga sekitar akan terisi kamarnya, warung makan tetap ada pembeli nya, jasa ojek sepeda motor akan tetap digunakan dan bahkan jasa pemandu lokal akan tetap eksis jika ada wisatawan yang masuk. Bisnis pariwisata berbasis kerakyatan seperti ini akan mampu mendongkrak ekonomi dari tingkat bawah hingga atas.

Saya menyaksikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Kalsel sedang berkembang pesat. Itu bisa dilihat dari banyaknya warga yang telah berlangganan internet baik melalui komputer di rumah hingga paket internet pada ponsel pribadi. Warga di pedalaman Kalsel pun boleh berbangga, karena upaya pemerintah dalam penyebaran akses telekomunikasi melalui Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) telah menembus beberapa pedesaan terpencil. Sehingga warga setempat dapat dengan mudah mengakses komunikasi canggih khususnya bagi pelajar di desa tersebut. Karena MPLIK adalah berwujud warnet "berjalan" dari satu tempat ke tempat yang lain. Warga di desa terpencil pun dapat menikmati kecanggihan teknologi informasi secara gratis melalui MPLIK tersebut.

Dan kaitannya dengan pembangunan pariwisata di Kalsel adalah warga setempat dapat mengenalkan profil daerah nya ke dunia luar. Sehingga kearifan lokal di berbagai tempat di Kalsel dapat dikenal secara luas. Baik secara nasional maupun mancanegara.


9 komentar:

Denmasrul mengatakan...

Setuju banget... sekarang eranya teknologi informasi. Traveler pun sekarang tdk lepas dari gadgetnya utk menggali potensi wisata daerah yang sedang dikunjungi melalui web, layaknya seorang guide :-)
Kalsel memang eksotis... sudah dua kali visit, tetap saja belum cukup.. Msh pengen ke Kalsel lg... *searching lg ah...

Nasrudin Ansori mengatakan...

Makasih pak Ruly atas komentar nya...setuju banget juga, skrg dunia TI penting sekali utk mengenalkan daerah2 di Indonesia termasuk Kalsel...

informasi melalui internet sangat efektif karena bisa menembus ke dunia bagian mana saja....


salam

Itc di Banjarmasin mengatakan...

Keren blognya ih.

salam blogger banua

genborneo.com mengatakan...

internet sangat membantu untuk pariwisata, wisatawan asing yang lagi naik jukung itu juga mungkin mendapatkan informasi dari internet tentang pasar terapung

nasrudin ansori mengatakan...

ITC Banjarmasin :

makasih atas kunjungan nya...salam kenal jua buat sebarataan... :D

salam blogger lah...

nasrudin ansori mengatakan...

Gen Borneo :

iya betul sekali...siapapun yang mau berkunjung ke daerah lain, maka dapat dipastikan mereka akan mencari info nya melalui internet...skrg teknologi informasi sangat familiar bagi masyarakat umum..bahkan sdh menjadi kebutuhan sehari2..

salam

Qoreader mengatakan...

kapan nih bang blognya di rubah templatenya.

m-fahrin mengatakan...

mantap mang, thank infonya telah berbagi share

baktiar jalil mengatakan...

DISTRIBUTOR LENSA CANON Bergaransi
Daftar harga Promo online Lensa Canon datascrip
CANON EF 100-400mm f/4.5-5.6L IS USM Rp.7.150.000,-
CANON EF 100mm f/2 USM Rp.1.900.000,-
CANON EF 100mm f/2.8 Macro USM Rp.2.350.000,-
CANON EF 100mm f/2.8L Macro IS USM Rp.3.700.000,-
CANON EF 135mm f/2.8 SoftFocus Rp.1.900.000,-
CANON EF 135mm f/2L USM Rp.3.750.000,-
CANON EF 14mm f/2.8L II USM Rp.9.500.000,-
CANON EF 15mm f/2.8 Fisheye Rp.4.100.000,-
CANON EF 16-35mm f/2.8L II USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 17-40mm f/4L USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 180mm f/3.5L Macro USM Rp.6.200.000,-
CANON EF 200mm f/2.8L II USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 20mm f/2.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 24-105mm f/4L IS USM Rp.4.900.000,-
CANON EF 24-70mm f/2.8L USM Rp.6.100.000,-
CANON EF 24mm f/1.4L II USM Rp.7.400.000,-
CANON EF 24mm f/2.8 Rp.1.550.000,-
CANON EF 28-135mm f/3.5-5.6 IS USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 28-300mm f/3.5-5.6L IS USM Rp.11.200.000,-
CANON EF 28mm f/1.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 35mm f/2 Rp.1.250.000,-
CANON EF 400mm f/5.6L USM Rp.5.150.000,-
CANON EF 50mm f/1.2L USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 50mm f/1.4 USM Rp.1.600.000,-
CANON EF 50mm f/2.5 Compact Macro RP.1.400.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L IS II USM Rp.9.700.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L USM Rp.5.550.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L IS USM Rp.5.300.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L USM Rp.3.250.000,-
Bagi yang serius order sebelum kehabisan,untuk harga promo terbatas
TOKO PLANET DIGITALCANON melayani pengiriman seluruh Indonesia.
Melalui kantor TIKI/JNE.CARA Pesan online
TLP.021-4067-5777
HP.085-228-567-888
PIN BB:2A90DC9D Belanja di toko kami transaksi aman no tipu tipu.
Alamat TOKO ITC CEMPAKA MAS JLN LETJEN SOEPRAPTO NO 28 JAKARTA PUSAT
Promo discond terbatas
DISTRIBUTOR TERPERCAYA.
http://canon-indonesia.jimdo.com/