Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Nasrudin Ansori

Traveler. Blogger.

contact deborneo54@gmail.com

Blogger templates

Blogroll

Lembah Kahung, Pesona Lain Kalsel


Lembah Kahung sudah tidak asing lagi bagi saya. Sejak lama pula saya sangat berkeinginan mengunjunginya. Namun ketidaktahuan medan dan informasi seputar Lembah Kahung yang sangat kurang, saya berkali-kali membatalkan perjalanan ke kawasan alam di Kabupaten Banjar itu. Pertengahan bulan Oktober lalu, seorang kawan mengajak saya ke Lembah Kahung. Tawaran itu pun tanpa pikir panjang segera saya iyakan. Bagi saya ini adalah peluang baik.



Seminggu setelah melakukan perjalanan ke Jawa Tengah dan Yogyakarta, saya kembali meninggalkan Banjarmasin. Jarak tempuh menuju Lembah Kahung sekitar 7 jam. Perjalanan itu sudah termasuk 2 jam berkendara di jalur darat, 2 jam menyusuri Waduk Riam Kanan dan 3 jam berjalan kaki menuju titik terakhir. Cukup jauh memang, namun pesona alami yang ditawarkan Lembah Kahung rasanya sulit untuk ditolak.



Saya tidak sendiri, ada belasan teman seperjalanan menuju Lembah Kahung. Pagi minggu menyambut kami dengan matahari yang cukup cerah. Saya pun segera membelah Jalan Akhmad Yani yang menghubungkan Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura. Di persimpangan besar di sekitar Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, kami terus mengarah ke Desa Aranio. Disana saya dan kawan-kawan akan mencari kapal yang bisa membawa kami ke Desa Belangian, desa terujung di sekitar Waduk Riam Kanan.




Kapal berukuran cukup besar akhirnya di dapat. Harga sewa sebesar Rp. 300 ribu saja. Langit masih sangat cerah ketika kapal kami membelah Riam Kanan yang tampak cantik. Kiri kanan nya terhampar luas Pegunungan Meratus. Puluhan keramba ikan air tawar tampak berjejer di atas permukaan air Riam Kanan yang berwarna agak kehijauan.



Desa Belangian menyambut kami. Total perjalanan di atas kapal sekitar 2 jam. Sebuah dermaga kecil terlihat menjorok ke tengah danau. Kami segera melompat. Tak menyia-nyiakan waktu, saya bersama rombongan segera trekking menuju Lembah Kahung. Desa Belangian berukuran sangat kecil. Tak ada kendaraan bermotor disini. Suasananya sangat tenang.



Beberapa puluh menit kemudian, jalur trek yang kami lalui adalah berupa hamparan rumput, sisa perkebunan hingga lahan yang bekas terbakar. Hingga akhirnya kami menemui sungai pertama. Di sekitarnya terdapat shelter pertama. Saya agak terkejut, karena tak ada jembatan di sungai ini. Untung saja sungai nya tidak deras, sehingga kami bisa menyeberanginya. Kedalaman air sungai sekitar 30 centimeter saja. Saya pun berpas-pasan dengan salah seorang penduduk setempat yang tengah asyik menggiring kerbaunya. Kerbau tersebut dijadikan sebagai alat pengangkut kayu. Di dasar sungai, saya kerap kali menginjak batu alam di bawahnya. Jika tidak hati-hati, bukan tidak mungkin saya dan kawan-kawan terjungkal ke air.



Daratan kembali kami tapaki. Kali ini kami menemui lahan kosong yang disana kami bisa menyaksikan hamparan perbukitan hijau yang sangat indah. Bahkan sebuah hamparan rumput hijau kami temui di sebelah kanan jalan. Rumput hijau tersebut tumbuh subur di atas sebuah bukit. Mengingatkan saya pada foto yang sering muncul di Microsoft pada komputer. Saya pun dengan semangat bertahan di sekitarnya. Sayang rasanya jika tempat sebagus itu jika tidak dinikmati. Lensa kamera saya pun berkali-kali saya bidikan.



Kami kembali berjalan di jalur setapak. Kiri kanan jalan, saya banyak menemui pohon-pohon cabe bertebaran. Tampaknya penduduk setempat mengalami surplus cabe. Karena buahnya sangat banyak.
Dua jam perjalanan membawa kami pada shelter kedua. Di sebelah kanan jalur, saya menemukan dua buah bangunan mirip gazebo. Di sekitarnya terdapat hamparan sungai berbatu-batu. Kami terus melaju. Karena tujuan kami adalah air terjun di Lembah Kahung. Menurut informasi di internet, air terjun tersebut memiliki tingkatan sekitar 8 tingkat. Saya membayangkan, pemandangannya pasti sangat indah.



Namun setibanya di Hutan Kahung, saya dihadang segerombolan lintah liar yang cukup menjijikan. Lintah berwarna coklat itu sangat agresif. Setiap ada suhu panas yang berasal dari tubuh manusia, lintah-lintah tersebut akan mencari sumber panas itu. Tak tanggung-tanggung, lintah tak hanya menempel di tubuh saja. Tujuan utamanya adalah menghisap darah manusia.

Gigitannya menancap kuat di kulit saya. Melihatnya, saya sangat jijik. Belasan teman lainnya juga panik diserang binatang yang hanya bisa hidup di lahan basah itu. Ditengah kepanikan, saya dan kawan-kawan mencoba untuk membunuh lintah yang menempel di kaki dengan cara menaburi garam. Jika tidak mempan, kami terpaksa membunuhnya dengan cara memukulnya. Darah segar pun akan keluar dari tubuhnya.



Saya segera berlari keluar Hutan Kahung. Jalan licin tak lagi kami hiraukan. Karena semakin banyak lintah bermunculan. Niat mengunjungi air terjun kami urungkan. Kami tidak mau mengambil resiko terlalu banyak diserang lintah. Pesona hutan khas Kalimantan hanya sesaat kami nikmati. Jejeran pohon berukuran raksasa tak sempat saya foto. Ancaman lintah memaksa saya untuk tidak beraktivitas lebih banyak di hutan basah itu.

Hingga akhirnya saya dan rombongan beristirahat di shelter kedua di tepi sungai berair jernih. Ternyata beberapa lintah masih menempel di kaki saya. Tubuhnya tambun karena terlalu banyak menghisap darah saya. Trip kali ini benar-benar berbeda. Saya baru kali ini menemui alam yang banyak lintah di dalamnya. Bosan rasanya kalo hanya mengurus soal lintah, saya pun segera mengganjal perut dengan roti dan minuman beraroma jeruk. Salah satu teman seperjalanan, menjadikan roti tawar dan pisang sebagai menu andalan di Lembah Kahung.



Sungai alami di samping shelter menggoda saya untuk segera bercebur. Air nya sangat dingin dan jernih. Mirip Sungai Amandit di Loksado. Arus deras sungai yang bertemu ratusan batu di sekitarnya menciptakan pecahan air sungai yang sangat indah. Jeram-jeramnya terlihat cukup berbahaya. Saya merasa puas dengan apa yang saya dapat di Lembah Kahung. Meski batal ke air terjun nya. Saya masih berniat, untuk kembali kesini. Bahkan telah menyusun rencana untuk bermalam disini.

Info Akomodasi :

Dari Banjarmasin tujuan Martapura dilayani angkutan L300. Dari Martapura ke Waduk Riam Kanan, dilayani juga angkutan sejenis pick up. Dari dermaga Riam Kanan menuju Desa Belangian menggunakan kapal sewaan seharga Rp 300 ribu. Dari Desa Belangian ke Lembah Kahung hanya bisa dengan berjalan kaki/trekking sekitar 3 jam.

Banjarmasin, 27 November 2010

14 komentar:

Asyrof Elf mengatakan...

It's great!!!
Salam kenal,
kapan2 kalo jalan ajak2 ya bro.. :)

nasrudin ansori mengatakan...

makasih ya mas atas kunjungannya..
insyaallah nanti saya ajak juga...:))
btw posisi dmn nih????

salam kenal

Easy Speak mengatakan...

Nice posting buddy…I love to read it…I love your blog. Thanks for sharing..
I would like to share good news also. Here you:

English Teachers Urgently Required !!!

A fast-growing National English Language Consultant is hunting for professional English Tutors with the following qualifications:

i. Competent, Experienced, or Fresh Graduate
ii. Proficient in English both spoken & written
iii. Friendly, Communicative, & Creative
iv. Available for being placed in one of the following branches:

a. Denpasar, Jln. HOS Cokroaminoto No 66 Block B, C, D Denpasar, Telp: 0361-422335
b. Pekanbaru, Jln. Ahmad Yani No 187 Kel. Tanah Datar 28000 Pekanbaru, Telp: 0761-7641321
c. Batam, Graha Pena Building 5th Floor, Suite 510, Jln. Raya Batam Centre, Batam, Telp: 0778-460785
d. Balikpapan, BRI Building 8th Floor, Jln. Jend. Sudirman No 37 Klandasan BalikpapanTelp: 0542-737537
e. Makassar, Graha Pena Building 8th Floor, Suite 807,809-812, Jln. Urip Sumoharjo, No 20 Makassar, Telp: 0411-451510
f. Medan, Visit http://www.easyspeak.co.id
g. Banjarmasin, Visit http://www.easyspeak.co.id

If you meet the qualifications above, please send your resume to the address you are applying for or to our email: easyspeak.recruitment@gmail.com within 2 (two) weeks after this advertisement.

Visit http://www.easyspeak.co.id for further information about our company.

nasrudin ansori mengatakan...

thanks for the info..i think i very interested about your good news..but, my english is not well..:))

so, thanks again...

regards,

anas
Banjarmasin

Asyrof Elf mengatakan...

wahh posisiku di Tangerang mas.. ok deh, smg suatu saat bisa copy darat.
thanks

Zian mengatakan...

oh, ya ya...
ulun tahu tempat ini, tapi belum pernah jua kesana, he.

nasrudin ansori mengatakan...

mas asyrof :

amin semoga bisa bersilaturahmi secara langsung..:)

zian :

hehehe makanya segera kesana ikam tu...t4 nya masih alami banar..gak rugi dah...

budi mengatakan...

wah saya lagi butuh lintah untuk pengobatan. lain kali kalo ketemu lintah masukkan ke toples. caranya bawa washlap atau anduk kecil, lintah ditangkap dengan washlap atau anduk kemudian masukkan ke toples, aku beli deh. nanti kirim lewat JNE ke alamat aku. hub. FX Budianto. Praktisi Terapi Lintah hp 0274-9669823

Fahmi Faqih mengatakan...

Blognya bagus. Himung kawa umpat mambaca kisah-kisah di Banua.

Salam,
Fahmi Faqih

Qorish mengatakan...

baca post ini berasa mw bertualang ketempat ini nah, mantap banar.. alam liar tersembunyi dikalsel lah kisahnya neh.

mak beL mengatakan...

pernah nyoba lagi ga bro ke air terjun itu?? kebayang terisolasi dan msh bagusnya itu tempat, wong ksnonya aja kudu peluh darah dan air mata hohoohho

nice trip bro !!!

baktiar jalil mengatakan...

DISTRIBUTOR LENSA CANON Bergaransi
Daftar harga Promo online Lensa Canon datascrip
CANON EF 100-400mm f/4.5-5.6L IS USM Rp.7.150.000,-
CANON EF 100mm f/2 USM Rp.1.900.000,-
CANON EF 100mm f/2.8 Macro USM Rp.2.350.000,-
CANON EF 100mm f/2.8L Macro IS USM Rp.3.700.000,-
CANON EF 135mm f/2.8 SoftFocus Rp.1.900.000,-
CANON EF 135mm f/2L USM Rp.3.750.000,-
CANON EF 14mm f/2.8L II USM Rp.9.500.000,-
CANON EF 15mm f/2.8 Fisheye Rp.4.100.000,-
CANON EF 16-35mm f/2.8L II USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 17-40mm f/4L USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 180mm f/3.5L Macro USM Rp.6.200.000,-
CANON EF 200mm f/2.8L II USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 20mm f/2.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 24-105mm f/4L IS USM Rp.4.900.000,-
CANON EF 24-70mm f/2.8L USM Rp.6.100.000,-
CANON EF 24mm f/1.4L II USM Rp.7.400.000,-
CANON EF 24mm f/2.8 Rp.1.550.000,-
CANON EF 28-135mm f/3.5-5.6 IS USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 28-300mm f/3.5-5.6L IS USM Rp.11.200.000,-
CANON EF 28mm f/1.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 35mm f/2 Rp.1.250.000,-
CANON EF 400mm f/5.6L USM Rp.5.150.000,-
CANON EF 50mm f/1.2L USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 50mm f/1.4 USM Rp.1.600.000,-
CANON EF 50mm f/2.5 Compact Macro RP.1.400.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L IS II USM Rp.9.700.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L USM Rp.5.550.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L IS USM Rp.5.300.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L USM Rp.3.250.000,-
Bagi yang serius order sebelum kehabisan,untuk harga promo terbatas
TOKO PLANET DIGITALCANON melayani pengiriman seluruh Indonesia.
Melalui kantor TIKI/JNE.CARA Pesan online
TLP.021-4067-5777
HP.085-228-567-888
PIN BB:2A90DC9D Belanja di toko kami transaksi aman no tipu tipu.
Alamat TOKO ITC CEMPAKA MAS JLN LETJEN SOEPRAPTO NO 28 JAKARTA PUSAT
Promo discond terbatas
DISTRIBUTOR TERPERCAYA.
http://canon-indonesia.jimdo.com/

rawan mengatakan...

Ass,wr,wb, Salam kenal bro
kapan-kapan saya maujuga toh ke lembah lewat riam kanan

Pernahkan ke Palangka raya lewat susur sungainya

R A RISQI mengatakan...

saya sudah pernah kesana, memang sepanjang trek dari perbatasan shelter kembar penuh dengan pacet, tapi untuk trek menuju air terjun dari shelter cemara populasi pacet lebih sedikit, perjalanannya cukup panjang di sarankan jangan terlalu di paksakan untuk menuju air terjun kalo fisik sudah gak kuat, medanya cukup curam karena tebing licin