Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Nasrudin Ansori

Traveler. Blogger.

contact deborneo54@gmail.com

Blogger templates

Blogroll

Haratai, Pesona Kampung Dayak & Air Terjun


Keindahan yang tersembunyi.Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan pesona desa Haratai di Kecamatan Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan ini.Di desa yang didiami oleh suku Dayak Meratus ini terdapat berbagai objek menarik yang cocok untuk dijelajahi.

Bersama 3 orang teman, saya lajukan kendaraan menuju desa yang berada disela-sela megahnya Pegunungan Meratus yang membentang di sebagian besar wilayah Kalsel.Kota terakhir yang kami jumpai adalah Kandangan, sebuah kota kecil yang merupakan ibukota Kab. Hulu Sungai Selatan.

Dari Kandangan, perjalanan masih menyisakan sekitar 38 kilometer atau sekitar 1 jam.Melewati berbagai desa seperti desa Muara Hatip, yang lokasinya berada di sekitar Gunung Kentawan yang tampak menjulang.Umumnya desa-desa yang tampak bersahaja itu didominasi oleh suku Banjar dan suku Dayak Meratus.Mereka hidup berdampingan secara damai.Berbagai sarana ibadah pun tampak kokoh, menandakan betapa rukun nya hidup di pedalaman Kalimantan ini.

Sebuah pintu gerbang menyambut kedatangan kami, menandakan perjalanan telah memasuki kawasan Loksado.Sebuah kecamatan yang hampir setiap pekan di kunjungi oleh turis asing terutama dari negara-negara Eropa.Loksado terkenal cocok untuk menjajal hobi petualangan seperti bamboo rafting, trekking, camping, hiking dan lain-lain.

Salah satu nya desa Haratai yang saya kunjungi ini.Dari pusat Loksado, perjalanan dengan kendaraan roda dua dapat ditempuh sekitar 30 menit.Selama perjalanan kami melewati pemandangan alam yang sangat cantik & natural.Hutan, sungai, bebatuan besar, jembatan gantung, bukit-bukit, kebun kayu manis & bambu serta beberapa rumah Dayak Meratus.



Sesampai nya di desa Haratai, kami langsung menemui puluhan rumah berbentuk panggung milik suku Dayak Meratus.Beberapa warga pun kami jumpai disana.Ada yang sekedar duduk-duduk santai di pelataran rumah bahkan ada yang terlihat asyik mengurusi tanaman di sekitar rumah mereka.Bahkan kami sempat menemui beberapa tanaman anggrek khas Loksado.

Disudut lain, ada sebuah bangunan besar yang disebut warga sekitar Balai Haratai.Saya pun tergerak untuk segera memasuki ruangan yang tak berpenghuni itu.Di dalam balai terdapat puluhan bilik kamar berukuran kira-kira 3 x 4 meter.Di berbagai perkampungan Dayak lain seperti di Kalimantan Barat, warga Dayak mendirikan rumah panjang seperti ini yang di dalamnya dihuni oleh puluhan kepala keluarga.



Tapi Balai Haratai yang saya temui ini katanya sudah tidak berpenghuni lagi.Hanya pada saat-saat tertentu saja diramaikan oleh warga Dayak Meratus.Seperti pelaksanaan acara adat Aruh Ganal.Sebuah perayaan yang digelar untuk mensyukuri hasil panen.



Warga Dayak umumnya sangat menghormati roh-roh nenek moyang.Pengetahuan tentang bertani, ilmu gaib, dan sebagainya selalu dikaitkan dengan kepercayaan terhadap roh-roh.

Selain itu mereka juga sangat menghargai limpahan alam yang mudah ditemui di bumi Kalimantan.Seperti yang saya temui di desa Haratai ini.Untuk mendapatkan air, mereka cukup memanfaatkan air bersih yang datang dari pegunungan.Sistem pengairan yang digunakan sangat sederhana, yakni dengan menggunakan bambu yang dibelah.Bambu-bambu tersebut saling menyambung sehingga dapat mengalirkan air dari pegunungan menuju rumah penduduk.



Uniknya, air jernih yang alami tersebut mengalir selama 24 jam non stop.Benar-benar perpaduan yang sangat indah antara manusia dan alam.Saya sangat kagum terhadap kehidupan bersahaja milik warga Dayak Meratus ini.Hidup di rumah-rumah yang sederhana pula.



Berkunjung ke desa Haratai tidak lengkap jika tak mengunjungi air terjun yang juga dinamai Haratai.Lokasinya sekitar 1,5 kilometer dari Balai Haratai.Untuk menuju ke air terjun ini, kami harus melakukan perjalanan tanpa kendaraan.Waktu yang kami tempuh sekitar 20 menit.Melewati berbagai jenis pohon serta sebuah jembatan gantung yang dibawah nya terdapat Sungai Amandit.



Sesampainya di air terjun Haratai, saya bersama rombongan segera mendekati sebuah telaga yang air nya bergelombang mirip di lautan.Karena tekanan yang berasal dari jatuhnya air dari atas bukit.Air di telaga tersebut berwarna agak kehijauan dan sangat dingin.



Loksado dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.Setibanya di Loksado anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Haratai dengan 3 cara saja.Menggunakan jasa tukang ojek, menggunakan kendaraan roda dua milik pribadi atau jalan kaki.Karena akses menuju desa Haratai tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.Tarif sewa ojek sebesar Rp 50.000 PP.

Banjarmasin, 5 September 2009

53 komentar:

rampadan mengatakan...

Lama gk liat air terjun. Haduh. Lama jg gak kesini. Bagus mas airnya. Mirip di sekitar desaku di jawa. Jd pengen cpt pulang.

Lata mengatakan...

sejuk terasa nihh pemandangannya :)

tambahan : sekedar menyampaikan klarifikasi jawaban bahwa blog saya itu berkenaan dengan dunia 'bordir'... terimakasih atas kunjungannya :)

Muhammad Qori mengatakan...

senangnya bisa mengetahui hidup dipedalaman,,,ntar kalau lulus dari ponpes bisa gabung ama backpacker banjarmasin gak?

nasrudin ansori mengatakan...

@ rampadan :

wah senangnya dirimu berkunjung kembali..lama bgt ya kita gak ketemu di blog.
ayo kamu cepat pulang kampung biar kangen nya ilang..:)

@ lata :

wah thanks info nya ya..
kapan2 pasti saya mampir lg ke blog nya..nambah2 ilmu soal bordir..:)

@ qori :

backpacker di banjarmasin aku yakin banyak jumlahnya.cuman saat ni belom ada komunitas/grup backpacker di banjarmasin.
yg ada para backpacker banjarmasin yg gabung ke komunitas backpacker di jakarta melalui dunia internet seperti Indobackpacker, Backpacker Indonesia dll.
aku pun aktif di forum itu..
disana kita bisa saling berbagi pengalaman, info dan saling membantu terkait petualangan.

pokoknya menjadi backpacker itu menyenangkan.kita banyak tau alam dan budaya dll.

kalo kamu lulus ponpes, kabarin aja aku.nanti kita adakan jalan2 bareng..

Ojat mengatakan...

wah..bisa praktek photo long exposure nih.. aer terjuun :D

varfin mengatakan...

kapan kita jadi ke lokdsado neh????
asa kaganangan ua nah lawas kada ka loksado ah

gwgw mengatakan...

harusnya gwgw dapat pertamaxxx pak anas...begitu pak anas posting ke gw, trus gw kasih respon baik ..tpai eeehhh..kok ya gg dapat masuk ?...
btw, selalu ada harta karun yg pak anas temukan di borneo...
tolong dijaga , jangan di sampai diklaim ama malingsia....

nasrudin ansori mengatakan...

@ ojat :

sayang kamera saya gak bisa long exposure tuh.jadul sih,hehe..

@ varfin :

ayo kapan??mungkin bulan oktober aja kali..insyaallah aku ajak ntar..

@ gwgw :

banyak harta karun disini,,masih cling pula..smoga malingsia gak caplok sana sini lg..thanks yah,,

nanzzzcy mengatakan...

air terjun haratainya, mantabb bok..
tapi kyknya srem ya? tapi banyak org yg dtg kesana gak sih? coz kyknya msh virgin dan belum terjamah gitu

nasrudin ansori mengatakan...

@ nanzzcy :

gak serem kok,
kalo malam sih baru serem.
biasanya akhir pekan ada aja turis lokal ataupun asing kesini.
alam nya masih cling dan segar..

Si Jagoan Makan mengatakan...

aku penasaran banget dengan bentuk pohon kayu manis. Ada fotonya ndak ?

nasrudin ansori mengatakan...

@ si jagoan makan :

wah sayang saya gak punya foto nya.:(
yg jelas dia pohonnya juga besar.trus kulit batangnya itu di ambil lalu di bersihin trus dijemur.pas dijemur itu lalu berubah jadi melingkar gitu...
di Loksado ini emang banyak kebun kayu manis.

manusia biasa mengatakan...

manthaf.................. budaya dan khasanah kalimantan memang eksotis bangettttttttttttt

nationalinks mengatakan...

duh seumur - umur tinggal dikalimantan tepatnya banjarmasin. kada suah balom nah ka loksado. kada wani tulak surangan. he he he

tapi mantap dah handak jua kena ku ka loksadonya....

nasrudin ansori mengatakan...

@ manusia biasa :

yup,,patut kita jaga bersama.

@ nationalinks :

ayo kesana om,,mumpung Loksado masih asri gitu.gak usah takut disana,,coz aman aja kok...

amethys mengatakan...

wuihhh...cantik sekali daerah ini....air terjunnya kliatan segar dan jauh dari polusi....

menarik sekali....

nasrudin ansori mengatakan...

@ amethys :

betul bgt,,disana bebas polusi,..bikin betah.

Lomar Dasika mengatakan...

Nas....lo pake import posting kan dari Blogger ke Facebook? :D

tapi gue laen kali, komen disini aja yach instead of facebook :D

hihihi...:D

nasrudin ansori mengatakan...

@ lomar :

yup,,soal tulisan gw lebih mengutamakan di blog.
jd kalo tulisan yg sama di FB, itu pasti import dari blog ini...

gak papa mar,,lo mau komen di blog ini ajah..yg penting lo ada nongol & komen.hihi..

Raffaell mengatakan...

Gile, natural banget, wehehehehe, ga ada poto cewe dayak nya bro, katanya terkenal cakep

Muhammad Qori mengatakan...

siap bang!!!

ntar saya kabarin deh**9 bulan lagi lulus nih...

jadi backpacker adalah salah satu cita-cita saya, doakan terkabul,,amin..

zoel mengatakan...

wow... keren keren

nasrudin ansori mengatakan...

@ raffael :

yup natural bgt ini.
gw gak sempat moto cewek nya,,padahal ketemu aja sih..cewek dayak itu yg jelas kulitnya putih dan bermata agak sipit.

@ qori :

amin,,,,kumpulin dulu data ttg objek wisata di sekitar mu,,baru nanti kl lulus di jelajahi..nah baru ke tahap yg lbh jauh...

@ zoel :

thanks bro..!

pelangi anak mengatakan...

Hello Mas...

...wah kapan....bisa berwisata ke tempat yang demikian exotic...jauh lagi. Sedangkan yang di Jawa saja saya blum banyak yang tahu Mas, maklum lah kuper dan kurdan (kurang dana) gitu....he..he..he...

Tapi semoga cita-cita saya tercapai sehingga suatu hari kelak saya bersama keluarga bisa berwisata ke tempat-tempat exotic yang tersebar banyak di negeri kita yang indah ini.

Trim dan salam kenal juga ya Mas!

nasrudin ansori mengatakan...

@ pelangi anak :

hello juga...
ayo mumpung masih ada kesempatan,segera jelajahi aja objek di sekitar anda..

negeri kita cantik bgt lho..:)

bluethunderheart mengatakan...

kenapa kalau ada postingan yang indah blue merasa hendak kesana yah
keren sobat pistmu
salam hangat selalu

Rizal Islami mengatakan...

Subhanallah..

nasrudin ansori mengatakan...

@ bluethunderheart :

ditunggu kunjungannya di kalimantan.salam hangat juga :)

@ rizal islami :

thanks sob..

DUNIA POLAR mengatakan...

huwahhh jadi pengen ksanaaa :(
tapi jauhhh coz skrg saya di surabaya :(

nasrudin ansori mengatakan...

@ dunia polar :

kan pesawat sby-banjarmasin banyak mas.murah kok..ayuk kesini.:)

dx world mengatakan...

wah pengen banget ngeliat kehidupan suku dayaknya! masih original gitu kan?

nasrudin ansori mengatakan...

@ dx world :

masih bgt,,gak terpengaruh dunia luar.hidup mereka sederhana bgt.

M.Ansyar mengatakan...

Wah...,aku juga sebenarnya sudah lama pengen ke sana yapi gak pernah kesampaian.

nasrudin ansori mengatakan...

@ M Ansyar :

ayo manfaatin libur lebaran ini..
banyak lho temen2ku yg mau ke Loksado sekitar lebaran ini.
ada yg dari Jogja, Samrinda dan Surabaya..
belom termasuk teman2 lokal banjarmasin.

amri mengatakan...

mantap bro.. apa kabar?

nasrudin ansori mengatakan...

@ amri :

baik aja bro..
kamu gmn??moga baik aja yah..
libur lebaran kemana bro trip nya?
aku mau trip ke Pulau Sebuku.

Arief Rachman Heriansyah mengatakan...

A..ha! Saya pernah ke tempat ini bersama keluarga,waktu kecil sich....

Kapan2 ke sana lagi ahh...!

nasrudin ansori mengatakan...

@ arif RH :

kira2 masih ingat donk suasananya kayak apa...
yg jelas masih alami bgt lho..

nina mengatakan...

halo mas! tengkyu pisan infonya ^^
insya allah awal bulan depan. Setelah liat-liat peta ternyata dari Balikpapan bisa langsung ke Kandangan yak. Kita jalan darat nanti rencananya. Dua krucil udah ga sabar mau jalan-jalan ke 'gunung', hehehe. Saya aslinya mana ya, saking seringnya pindah2 jadi lupa :) Asli jogja kutai, basecamp mudik di jogja. Tapi lahir sampe SD di Samarinda, SMP SMA Jogja, kuliah Bandung, 6 taun ini bolak-balik aja Bpn-Jkt. Asli banjar ya mas Nas? Eh, ada account FBnya, boleh saya add?

nasrudin ansori mengatakan...

@ nina :

yup,,Loksado itu justru sebelum Banjarmasin kalo dr arah Balikpapan.
sampe Kandangan,, langsung aja ambil arah menuju Loksado,dr sana sekitar 38 kilometer lg.
wah seru nya ya 2 krucil nya ikut juga..

saat ini mungkin Sungai amandit agak surut, maklum musim kemarau.tp wahana bamboo rafting nya masih bisa kok...
wah mba Nina udah pindah2 kota ya..seru tuh...
saya asli banjar tp kelahiran kalteng.

Zippy mengatakan...

Wah, jadi pengen main kesana...
Naksir ama air terjunnya...
Ya..mudah2'an aja walu tidak berpenghuni lagi, tetep terjaga keindahannya :)

Salam kenal mas.
Met Idul Fitri, maaf lahir batin :)

nasrudin ansori mengatakan...

@ zippy :

semoga tetap lestari alam kayak gini..
salam kenal juga..:)

Qori Rapcore mengatakan...

Met Hari Raya Idul Fitri,,,,

mohon maaf lahir dan batin...

idham mengatakan...

taqobbalallahu minna wa minkum
selamat hari raya Idul Fitri 1430H
mohon maaf lahir batin

HendGand mengatakan...

Kalimantan adalah salah satu pulau terindah di dunia.. suatu saat saya pasti akan kembali menyusuri borneo.

salam kenal sobat :),

For Earth Only

Dodi Iswandi Mauliawan mengatakan...

wah
jadi pengen buru" backpacking

kalo boleh tau, suku dayak disana pada friendly gak sih mas?
terus kayak keamanannya gitu gmana?

nasrudin ansori mengatakan...

@ qori :

met lebaran juga mohon maaf lahir bathin..:)

@ idham :

mohon maaf lahir bathin juga..thanks :)

@ hendGand :

makasih udah berkunjung kesini sobat, makasih juga udah bermain ke Kalimantan..
bagiku kalimantan adalah salah satu aset besar Indonesia,,termasuk di bidang wisata.makanya promosi dan pengelolaan serius.

ditunggu kembali kedatangannya di Borneo..:)

@ Dodi Iswandi M :

ayukkk kita backpacking an...:)
suku Dayak welcome bgt ama pendatang termasuk wisatawan/backpacker manapun.asal kita gak macam2,,yah sewajar nya aja lah ya..

soal keamanan,,aku yakin aman bgt kok..termasuk soal barang bawaan kita selama backpacking di kampung Dayak,,

kampung dayak ada di semua wilayah kalimantan..
tinggal pilih yang mana..
salam kenal & ditunggu kedatangannya..:)

Elsa mengatakan...

air terjunnya keren banget....

nasrudin ansori mengatakan...

@ elsa :

yup,..aku aja takjub bgt pas nyampe sana.adem lagi...

sbgndu-pkc mengatakan...

trnyata keren juga pemandangan di kawasan kalimantan,,,,
di madiun juga ada tempat seperti itu,tapi gag sebagus disitu gan,,,,
postingnya keren,,,
terima kasih

Herman mengatakan...

Hai, salah kenal. Saya sempat penelitian di Dayak Meratus,bertemu dengan beberapa Kepala Balai termasuk di Haratai. Sayang saat ke sana tak sempat melihat air terjun karena sudah menjelang maghrib. Tapi kami sempat menyusuri sungai untuk menemui orang Dayak yang tinggal di tepian sungai dan ngobrol dengan mereka. Sangat menyenangkan 3 jam di atas rakit meski tak sampai ke Kandangan.

Oh ya, isi blogmu saya baca-baca untuk konfirmasi beberapa informasi yang sudah kami kumpulkan bulan lalu itu. Tks.

Rico Bona mengatakan...

Waw.. Mantab. Aku tadi juga habis dari loksado. Aku tinggal di kandangan

baktiar jalil mengatakan...

DISTRIBUTOR LENSA CANON Bergaransi
Daftar harga Promo online Lensa Canon datascrip
CANON EF 100-400mm f/4.5-5.6L IS USM Rp.7.150.000,-
CANON EF 100mm f/2 USM Rp.1.900.000,-
CANON EF 100mm f/2.8 Macro USM Rp.2.350.000,-
CANON EF 100mm f/2.8L Macro IS USM Rp.3.700.000,-
CANON EF 135mm f/2.8 SoftFocus Rp.1.900.000,-
CANON EF 135mm f/2L USM Rp.3.750.000,-
CANON EF 14mm f/2.8L II USM Rp.9.500.000,-
CANON EF 15mm f/2.8 Fisheye Rp.4.100.000,-
CANON EF 16-35mm f/2.8L II USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 17-40mm f/4L USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 180mm f/3.5L Macro USM Rp.6.200.000,-
CANON EF 200mm f/2.8L II USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 20mm f/2.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 24-105mm f/4L IS USM Rp.4.900.000,-
CANON EF 24-70mm f/2.8L USM Rp.6.100.000,-
CANON EF 24mm f/1.4L II USM Rp.7.400.000,-
CANON EF 24mm f/2.8 Rp.1.550.000,-
CANON EF 28-135mm f/3.5-5.6 IS USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 28-300mm f/3.5-5.6L IS USM Rp.11.200.000,-
CANON EF 28mm f/1.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 35mm f/2 Rp.1.250.000,-
CANON EF 400mm f/5.6L USM Rp.5.150.000,-
CANON EF 50mm f/1.2L USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 50mm f/1.4 USM Rp.1.600.000,-
CANON EF 50mm f/2.5 Compact Macro RP.1.400.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L IS II USM Rp.9.700.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L USM Rp.5.550.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L IS USM Rp.5.300.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L USM Rp.3.250.000,-
Bagi yang serius order sebelum kehabisan,untuk harga promo terbatas
TOKO PLANET DIGITALCANON melayani pengiriman seluruh Indonesia.
Melalui kantor TIKI/JNE.CARA Pesan online
TLP.021-4067-5777
HP.085-228-567-888
PIN BB:2A90DC9D Belanja di toko kami transaksi aman no tipu tipu.
Alamat TOKO ITC CEMPAKA MAS JLN LETJEN SOEPRAPTO NO 28 JAKARTA PUSAT
Promo discond terbatas
DISTRIBUTOR TERPERCAYA.
http://canon-indonesia.jimdo.com/