Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Nasrudin Ansori

Traveler. Blogger.

contact deborneo54@gmail.com

Blogger templates

Blogroll

Aruh Ganal Dayak Meratus di Loksado


Pengalaman mengunjungi Loksado kali ini benar-benar lebih mengesankan bila dibandingkan dengan kunjungan sebelumnya.Ada apa sih di Loksado??

Ternyata disana digelar upacara adat warga Dayak Meratus.Maka berangkat lah saya bersama tiga orang teman.Mereka semua merupakan teman yang kenal lewat internet, salah satu diantaranya adalah Jefri (Jakarta) yang saya kenal via Milis Indobackpacker.Dua teman lainnya adalah seorang fotograper Banjarmasin bernama Andri dan seorang karyawan asal Jakarta bernama Heri.Kami janjian kopi darat alias ketemuan pada jam 3 sore tanggal 13 Juni 2009 di depan Hotel Pandansari Banjarmasin dan langsung meluncur ke Loksado.

Sekitar pukul 8 malam, kami akhirnya tiba di Desa Tanuhi, Loksado.Suasana hening dan dingin segera kami rasakan.Disana-sini terlihat sangat gelap, hanya lampu-lampu temaram milik beberapa rumah penduduk saja yang terlihat menyala.Kami langsung menuju Desa Malaris yang berjarak sekitar 8 kilometer dari Desa Tanuhi.



Ternyata di Balai Malaris, sudah banyak pengunjung yang meramaikan acara adat tersebut.Karena balai megah yang berbentuk rumah khas Dayak Meratus tersebut merupakan pusat pelaksanaan Aruh Ganal.Disana kami menemui Pak Amat.Seorang asli Dayak Meratus yang berprofesi sebagai guide di Loksado.Ternyata ada 3 orang turis asing yang menjadi tamu Pak Amat.Mereka berasal dari Irlandia & Amrik.



Beberapa menit kemudian, acara Aruh Ganal pun dimulai.Bunyi-bunyian dan ucapan mantra segera diperdengarkan.Aruh Ganal digelar sebagai tanda ucapan syukur warga Dayak Meratus atas hasil panen.Serta sebagai ajang doa bersama warga Dayak Meratus agar pada panen berikutnya lebih banyak hasil yang didapat serta dijauhkan dari hama perusak tanaman.

Saat berlangsung, beberapa Balian turut meramaikan Aruh Ganal.Balian merupakan kumpulan beberapa warga Dayak Meratus yang mengetahui seluk beluk upacara serta pengetahuan tentang adat istiadat.Mereka dapat mengucapkan mantra yang sangat panjang.Biasanya Balian tersebut berguru pada Balian Tuha dan belampah (semacam semedi terhadap berbagai roh halus untuk mendapatkan kesaktian tertentu).



Selama acara Balian tersebut akan dipimpin oleh Pangulu Adat (Penghulu Adat).Setiap Balian akan didampingi beberapa orang Panjulang. Panjulang adalah wanita Dayak Meratus yang selalu memperhatikan pembicaraan Balian.Bahkan Panjulang dapat mengajukan berbagai permohonan warga Dayak Meratus.



Selain beberapa orang Pangulu Adat, Balian dan Panjulang, Aruh Ganal juga diramaikan oleh banyak nya sesaji berupa makanan khas, langgatan (induk ancak dan sesaji) serta beberapa buah gendang khas Dayak Meratus.



Nantinya sesaji berupa Lamang (ketan yang dimasak dengan teknik tertentu) dan makanan lainnya akan dimakan setelah semalam suntuk dibacakan mantra.Yang berhak menyantap sesaji tersebut hanya warga Dayak Meratus yang menggelar acara Aruh Ganal.



Ket.Foto terakhir adalah hasil jepretan Jefri.

Saya bersama rombongan termasuk turis Amrik & Irlandia yang ada disana hanya bisa gigit jari nggak bisa mencicipi lamang tersebut.Tapi nggak apa-apa, toh kami sangat puas dan terhibur oleh acara Aruh Ganal tersebut.Benar-benar sangat unik, mistik, kekeluargaan dan sederhana.

My blog in ENGLISH, click here.

Banjarmasin, 18 Juni 2009

42 komentar:

Rizal mengatakan...

oleh2nya apa nas ..?

nasrudin ansori mengatakan...

@ rizal :

oleh2 nya ya foto & postingan ini.:)
kapan nah kita jalan2???

manusiahero mengatakan...

behhh... mantabbb dah..teruskan.. :D

nasrudin ansori mengatakan...

@ manuzia hero :

dirimu kapan ke zono????

eoin mengatakan...

umpatan mabuk kada? hehehehe

nasrudin ansori mengatakan...

@ eoin :

haha.kada wani sorang nah mabuk.kena takutan macam2 lawan urang Dayak.barabe kena...:-)

warm mengatakan...

rame euy,
sayang kada bebawaan kesana nah
mantap, mang !

nasrudin ansori mengatakan...

@ warm :

wah kalo tau gitu, aku ajakin dirimu.
kapan2 aja dah..:)

alrisjualan mengatakan...

Saya kepengen banget ke Loksado ini, sayang selama di Banjarmasin belum sempat. Suatu saat pengen kesana.

nasrudin ansori mengatakan...

@ alrisjualan :

wah sayang bgt ya gak sempat ke Loksado.padahal alam dan budaya Dayak nya sngat menggoda.
saya berkali2 kesana, gak pernah bosan lho.:)

Raffaell mengatakan...

Bro, itu kok ada bule nya, gimana tuh jadi sekalian nge gaet ya ?

nasrudin ansori mengatakan...

@ raffael :

bule itu datang lebih dulu kesono.sekitar 4 hari lebih dulu drpd kedatangan rombongan gw.

dia dari Irlandia.ada lagi 2 bule dari Amrik.dan satunya dr belanda.
mereka semua emang lg bertualang di Loksado.

jd kami saling kenalan deh.bagi2 cerita soal jalan2 dan pengalaman.

si bule di foto itu namanya Bob Kiernan.setelah dr Loksado, dia lanjutkan petualangan ke Taman Nasional Tanjung Putin, Kalteng.

Ryan mengatakan...

Kapan aku bisa nyasar kesono yah ?

nasrudin ansori mengatakan...

@ ryan :

caranya adalah, kamu pergi ke bandara yg dekat dgn rumah mu, sambil mata merem.siapa tau tiba2 kamu nyasar ke Loksado.he..

Lomar Dasika mengatakan...

mereka memang melakukan ritual tersebut atau mempertunjukkan ritual karena ada turis? misalnya, kayak Tari Kecak yang sengaja dipertontonkan untuk turis. Seperti itu atau memang ini sudah ritual tahunan? ada maupun ngga ada turis tetep jalan, bro?

nasrudin ansori mengatakan...

@ lomar dasika :

ritual itu emang udah sejak dulu.mereka sangat mengagungkan arwah nenek moyang dan percaya juga ama adanya Tuhan.
jadi, ada atau gak ada turis baik lokal maupun mancanegara, warga dayak Meratus tetap akan melaksanakan acara itu.

biasanya acara itu diadakan 3 kali dalam 1 tahun.sesuai masa panen, jika panen nya tdk besar, kadang tdk dilaksanakan aruh ganal seperti diatas, cuman diganti dengan acara adat yg lebih kecil.

mereka mengadakan acara ini untuk perayaan setelah panen, tanda syukur dan sbg ajang doa agar hasil panen berikutnya lebih banyak.

tiap desa adat disana, masing2 punya acara adat serupa.seperti Desa harati, desa Malaris, desa Tanuhi dll.

idham mengatakan...

budaya yang sangat beragam..
sayangnya aku belum pernah melihat langsung..

nasrudin ansori mengatakan...

@ idham :

we must keep the tradition alive.
apapun itu..:)

yatie mengatakan...

Ouwhh..ber'arti tch sesajen hanya boleh di makan oleh suku asli dayak saja ych..hMmmm..

Kak, selain yg di foto, pa ngga da lagi bule di situ, ckckckck... (bermimpi pengen punya co bule )

nasrudin ansori mengatakan...

@ yatie :

yup. sesajen berupa makanan itu hanya untuk warga Dayak meratus aja.

sebenarnya aku punya lagi foto turis bule pas di loksado, tp masih belum aku pajang di blog.

ada beberapa turis sih dsana.

iwan setiawan mengatakan...

kalimantan memang pulau penuh pesona, adat istiadat, budaya, alamnya bahkan wisata kulinernya..asik bisa berkunjung ke sana...:) salam kenal

amethys mengatakan...

wah beruntung banget bisa menyaksikan acara ritual seperti ini...

Jadi ingat klo didaerah Kalimantan itu sangat terkenal dengan "ilmu" mistis yg kadang ngga masuk akal.

crita dunk ttg hal ini....please

zee mengatakan...

Saya belum pernah ke Kalimantan. Pengen rasanya keliling Indonesia, andai ada waktu berlibur yang panjang...

Salam kenal..

nasrudin ansori mengatakan...

@ iwan setiawan :

setuju mas.tdk hanya kalimantan sih, se nusantara emang membanggakan baik budaya,alam, seni,kuliner dll.

@ amethys :

yup, saya seneng bgt udah liat acara itu.bertahun2 baru kesampean kemaren.

soal mistis, kalimantan emang biangnya.hal-hal yg gak masuk akal banyak ditemukan disini.kayak minyak bintang milik dayak, yg katanya sangat ampuh menyembuhkan patah tulang.ilmu santet pun sangat santer terdengar.

nanti, kalo saya ada bahan liputan ttg mistik itu, saya akan bagikan cerita nya di blog ini.thanks ya mba.:)

nasrudin ansori mengatakan...

@ zee :

salam kenal juga ya.:)
saya juga sangat bermimpi bisa keliling Indonesia, kemaren baru sempet keliling Pulau Jawa, Bali dan Kalimantan aja.

tp sebenernya petualangan disekitar kota dimana kita tinggal aja udah seru kok.banyak hal yg bakal kita dapat.bahkan saya sering main ke pasar tradisional, disana byk bgt hal unik yg membuat wawasan kita jd lebih luas.

hal2 kecil justru akan lbh asik kalo kita cermati.

Devil may cry mengatakan...

wadduh..mantap foto-fotonya...bangga jadi orang kalsel yang punya jutaan ragam budaya dan seni (banyaknya leh jutaan,emank sampai segitunya kah,,)wehehe....

nasrudin ansori mengatakan...

@ devil may cry :

thanks bro.:)
kita hrs bangga jd WNI, karena kita punya banyak keunikan.termasuk di kalsel.jutaan??kebanyakan kayak nya tuh.he..

gwgw mengatakan...

aduh...pak annas..., hidup sampeyan tuh menarik banget...,meng-exploring keindahan kalimantan...
exotis banget lho pak..:-)

nasrudin ansori mengatakan...

@ gwgw:

mari kita jd kan hidup lebih berwarna.dengan hanya mengunjungi kota sebelah atau liat sunset di luar jendela pun itu mengasikan lho...

Zian X-Fly mengatakan...

Wah, rasa makin handak ka loksado nah, tapi kadada duitnya.

nasrudin ansori mengatakan...

@ zian x-fly :

budget 100 ribu udah cukup di loksado dr banjarmasin.naik motor & jika gak nginap lho ya...
tp kalo nginap, bisa lebih karena budget hotel disana lumayan mencekik.
tp kalo nekad, nginap di rumah penduduk aja..lebih seru malah.aku pernah sekali nginap di rumah orang Dayak meratus sana.

rony danuarta mengatakan...

oleh2 nya bagi donk,.........!

nasrudin ansori mengatakan...

@ rony d :

wah oleh2nya udah habis bro.:)
thanks ya udah main kesini.
salam kenal

Muhammad Qori mengatakan...

enak banget ya jdi backpacker, punya banyak temen dari luar negeri,
ntar kalau ulun lulus pesantren, boleh kada jadi backpacker, mohon bimbingannya :)

"copral" mengatakan...

mahadang skedul hanyar ja lagi nah,,

nasrudin ansori mengatakan...

@ qori :

bener enak bgt lho...seru n penuh pengalaman unik.:)
backpacker yg melek ilmu agama blh banget tuh.

@ copral :

wah akhirnya tetamu jua kita di blog.selamat datang bung Andri.
kapan neh kita jalan2 lagi??
banyak lagi di kalsel yg belum dijelajahi..

annosmile mengatakan...

tempat yang indah
saya pengen berkunjung ke kalimantan
namun kendala utama adalah biaya kesana yang bagi saya masih terlampau mahal
--
maaf bro
lagi sibuk nih
mau Kuliah Kerja Nyata
btw setelah kkn saya berniat bikin web wisata indonesia
bisa bantu saya bro??

nasrudin ansori mengatakan...

@ annosmile :

ke kalimantan gak mahal2 juga kok.misalnya anda dr surabaya.naik kapal adalah pilihan yg lumayan oke utk memilihi akomodasi murah.sekitar 135 ribu untuk sekali jalan Surabaya - Banjarmasin.kadang pesawat juga murah kok, dulu saya pernah naik Lion Surabaya - Banjarmasin cuman 205 ribu.

Jogja - Banjarmasin rata2 naik Mandala Rp 450 ribuan.dr jakarta juga lebih byk pilihan airline..ambil aja penerbangan malam.murah katanya, atau penerbangan pagi bgt.

di banjarmasin penginapan bertarif 20 ribu permalam masih ada lho...

kalo ke Loksado, angkutan kesana ada yg 35 ribu menuju Kandangan.lalu ke Loksado naik angkutan umum lg 12 ribu.disana bisa nginap di Balai Malaris yg hanya 20 ribu permalam.

--------

soal web wisata, nanti boleh saya ikut bantu.kapan selesai KKN nya?ke mana KKN nya bro?

Si Jagoan Makan mengatakan...

makanan dikasih mantra ???!!! wah efeknya apa yah kalo dah dimakan ?

nasrudin ansori mengatakan...

@ si jagoan makan :

pasti yg ikut makan pd puyeng.hehe..
kebetulan saya gak ikut makan, jd nya gak tau rasanya gimana.penasaran juga sih..

Kamal Ansyari mengatakan...

Tolong jaga dan lestarikan alam hutan Loksado dari penambang-penambang yang hanya menginginkan uang dan harta tanpa memikirkan kerusakan hutan nantinya.
Hutan ini adalah warisan untuk anak cucu kita di masa depan.

baktiar jalil mengatakan...

DISTRIBUTOR LENSA CANON Bergaransi
Daftar harga Promo online Lensa Canon datascrip
CANON EF 100-400mm f/4.5-5.6L IS USM Rp.7.150.000,-
CANON EF 100mm f/2 USM Rp.1.900.000,-
CANON EF 100mm f/2.8 Macro USM Rp.2.350.000,-
CANON EF 100mm f/2.8L Macro IS USM Rp.3.700.000,-
CANON EF 135mm f/2.8 SoftFocus Rp.1.900.000,-
CANON EF 135mm f/2L USM Rp.3.750.000,-
CANON EF 14mm f/2.8L II USM Rp.9.500.000,-
CANON EF 15mm f/2.8 Fisheye Rp.4.100.000,-
CANON EF 16-35mm f/2.8L II USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 17-40mm f/4L USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 180mm f/3.5L Macro USM Rp.6.200.000,-
CANON EF 200mm f/2.8L II USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 20mm f/2.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 24-105mm f/4L IS USM Rp.4.900.000,-
CANON EF 24-70mm f/2.8L USM Rp.6.100.000,-
CANON EF 24mm f/1.4L II USM Rp.7.400.000,-
CANON EF 24mm f/2.8 Rp.1.550.000,-
CANON EF 28-135mm f/3.5-5.6 IS USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 28-300mm f/3.5-5.6L IS USM Rp.11.200.000,-
CANON EF 28mm f/1.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 35mm f/2 Rp.1.250.000,-
CANON EF 400mm f/5.6L USM Rp.5.150.000,-
CANON EF 50mm f/1.2L USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 50mm f/1.4 USM Rp.1.600.000,-
CANON EF 50mm f/2.5 Compact Macro RP.1.400.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L IS II USM Rp.9.700.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L USM Rp.5.550.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L IS USM Rp.5.300.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L USM Rp.3.250.000,-
Bagi yang serius order sebelum kehabisan,untuk harga promo terbatas
TOKO PLANET DIGITALCANON melayani pengiriman seluruh Indonesia.
Melalui kantor TIKI/JNE.CARA Pesan online
TLP.021-4067-5777
HP.085-228-567-888
PIN BB:2A90DC9D Belanja di toko kami transaksi aman no tipu tipu.
Alamat TOKO ITC CEMPAKA MAS JLN LETJEN SOEPRAPTO NO 28 JAKARTA PUSAT
Promo discond terbatas
DISTRIBUTOR TERPERCAYA.
http://canon-indonesia.jimdo.com/