Indonesia...!

Indonesia...!
Lembah Baliem, Papua

Nasrudin Ansori

Traveler. Blogger.

contact deborneo54@gmail.com

Blogger templates

Blogroll

BBB


Judul diatas bukanlah merujuk pada grup vokal asal Jakarta yang bersuara pas-pasan.Dimana lagu-lagunya hanya memerlukan teknik vokal yang sangat rendah.BBB pada judul postingan ini merupakan singkatan Barambai Bali nya Borneo atau bisa juga Borneo Berasa Bali.He…



Pura Agung di Barambai

Desa Barambai sekilas mirip Bali.Kenapa saya bilang mirip Bali, tidak lain & tidak bukan karena Desa Barambai dihuni oleh sebagian besar penduduk keturunan Bali.Yang notabene juga beragama Hindu Bali.Mereka secara turun temurun menetap di desa yang berjarak sekitar 2,5 jam dari Banjarmasin tersebut.

Otomatis kehidupan mereka pun kurang lebihnya berbudaya adat Bali.Seperti penamaan keturunan.Ada yang bernama Ketut, Kadek, Arya dll.Tidak hanya itu, setiap halaman rumah pun dilengkapi dengan ukiran dari batu atau kayu sebagai alat untuk menaruh perlengkapan ibadah.



Benda yang selalu ada di tiap rumah di Barambai

Di Barambai juga memiliki pura besar yang bernama Pura Agung Widya Natha.Disini menjadi sentral peribadatan umat Hindu Bali yang ada di salah satu desa di Kabupaten Barito Kuala, Kalsel tersebut.

Penduduk disini rata-rata menggantungkan hidupnya sebagai petani.Mereka berdampingan secara damai dengan warga Suku Banjar, Jawa dll.Saat saya backpacking ke Barambai, keramahtamahan lah yang saya dapatkan.Setiap saya menanyakan sesuatu, selalu dijawab dengan tulus.

Seperti 3 anak keturunan Bali yang saya jumpai disana.Anak-anak yang masih bersekolah SD tersebut bahkan sangat lancar berbahasa Bali.Saat saya menanyakan sesuatu, mereka pasti akan menjawab dengan ramah.Logat Bali nya sangat terasa.



Anak-anak keturunan Bali

Beberapa bulan terakhir, Desa Barambai menjadi bahan perbincangan yang hangat oleh warga Kalsel.Bahkan media nasional maupun asing juga tidak mau ketinggalan dengan apa yang terjadi di Barambai.

Lumpur Barambai lah yang menjadi pemicu kehebohan warga & media.Lumpur Barambai merupakan fenomena alam yang sangat aneh.Dimana lumpur dingin keluar dari perut bumi secara terus menerus.Seperti air mendidih yang menggelembung.



Lumpur Barambai

Dulunya lumpur ini masih sangat kecil.Muncul di halaman rumah salah satu warga setempat.Lama kelamaan kubangan lumpur semakin membesar.Sehingga rumah yang ada disekitarnya dibongkar total.

Saat awal kejadian, lumpur ini banyak dikunjungi oleh warga Kalsel.Bahkan turis dari China, katanya juga pernah menyaksikan fenomena unik ini.

Kalangan akademisi seperti tim ahli ITB, juga pernah meneliti Lumpur Barambai.Usut punya usut ternyata lumpur mirip kopi susu ini mengandung gas metana.Tidak hanya itu, emas hitam alias batubara pun sering keluar bersamaan dengan lumpur.

Banyak yang bilang, kalo kandungan alam di Barambai sangat melimpah.Kekayaannya melebihi kabupaten-kabupaten lain di Kalsel yang lebih dulu dieksplorasi.

Gubernur Kalsel pun telah mengundang investor asing guna memaparkan kandungan alam yang ada di Barambai.

Dan lagi-lagi alam Kalsel terancam akan dikoyak-koyak.Itulah salah satu dampak yang harus kita tanggung jika berbicara soal ekonomi.

Namun ada secercah harapan, semoga kelak jika Lumpur Barambai benar-benar dieksplorasi dapat meningkatkan taraf hidup warga sekitarnya.

My blog in ENGLISH, click here.

39 komentar:

rampadan mengatakan...

Eeem, di plehari banyak banget tran bali..
Barambai, katanya cewek sana cantik cantik om, hahahaha..
Ada lumpur panas juga ya?
Coba ditest, ada gas beracunya gak?

aidicard mengatakan...

Jujur baru tahu kalo di barambai banyak keturunan org bali..

Ojat mengatakan...

wah...mudah2an ndak kayak lapindo ya :D

Raffaell mengatakan...

Btw, lumpurnya separah lapindo ga ?

warm mengatakan...

smoga tak apa-apa

Muhammad Qori mengatakan...

wah,sayangnya disana tidak ada turis asing ya?

nasrudin ansori mengatakan...

@ rampadan :

iya byk cewek cantiknya lho...makanya saya pengen balik kesana lagi.hehe...

lumpur itu gak beracun kok.malah bisa nyembuhin sakit kulit & sariawan.

@ aidicard :

selain barambai, yang saya tahu desa Basarang di Kuala Kapuas Kalteng juga byk keturunan Bali.saya pernah berkali-kali kesana, tp belum sempat di posting di blog ini.

@ ojat :

wah senangnya kang ojat kembali lagi.:-)

lumpur barambai gak sedahsyat lumpur lapindo.nantinya lumpur barambai malah akan di eksplorasi sbg penghasil gas metana.

katanya kandungannya terbesar nomor 2 di indonesia setelah Sumsel.



@ raffaael :

kayaknya gak separah lapindo.coz kubangan lumpur nya hanya seluas halaman rumah aja.gak menelan 1 kampung kyk di lapindo.

@ warm :

amin...



@ muhamad qori :

wah gak baca abis isi blog saya ya.kan saya tulis kalo turis asing pernah berkunjung ke barambai.

cuman pas saya kesana, turis asing emang gak lagi ada.

udin gambut mengatakan...

klo ada orang bali di banjar, ada orang banjar ga yah di bali?

Rian Xavier mengatakan...

Lumpurnya kayak lapindo gitu ya.

kalimantanku mengatakan...

@ UDIN GAMBUT :

mungkin ada kali ya...

@ rian xavier :

mirip tp ini akan menghasilkan PAD yg sangat besar.sebentar lg akan di eksplorasi oleh pemerintah pusat.



from kalimantanku

angga mengatakan...

mantep... ada blog membahas tentang kalimantan.

barambai di batola khan.. katanya sie tuh gas metana mau di oksplorasi, bakalan punya pabrik metana deh batola...

Didoy mengatakan...

emmm.... setahuku juga ada kampung bali di pelehari.. tepatnya di desa tajau pecah law ga salah.....

nasrudin ansori mengatakan...

@ angga :

yup blog ini khusus ttg kalimantan aja.

barambai ada nya di sekitar marabahan batola.sekitar 2,5 jam dr banjarmasin.
tahun ini pemerintah pusat udah menunjuk 2 buah perusahaan yang akan mengekplorasi lumpur barambai itu.

@ didoy :

nanti kalo ada kesempatan, aku cobain menjelajah kampung Tajau Pecah itu..

Denmasrul mengatakan...

Mungkin diawali dari program Transmigrasi di era pemerintahan Soeharto dulu ya? Bedol desa gitu.. cmiiw... Nice posting! Jadi penasaran juga.. lumpurnya sekarang seberapa luas.. asal jangan seperti Porong Sidoarjo aja deh...

nasrudin ansori mengatakan...

@ DENMASRUL :

mungkin kali ya mas...
pemerataan penduduk mungkin.

lumpurnya seukuran luas rumah tipe 45.

thanks udah berkunjung kembali.:)

DE mengatakan...

hallo apa kabar ?

seperti biasa cantik-cantik fotonya, anak-anak itu masih terlihat lugu ya

hmmm ... kenapa harus investor asing ya ? apa dr dalam negeri nggak ada atau nggak ada yang mau ?

mencobahidup mengatakan...

Asalamualaikum,halo bang sudah lama nih gak bersua. saya lagi sibuk bisnis nih......sekarang juga belum bisa posting, maaf ya. Gimana nih acara foto-fotonya ?mendung ya?Duh kasihan BBB dibilang bersuara pas-pasan padahal mereka lumayan bagus loh suaranya (dibandingkan klw saya yg nyanyi)

yatie mengatakan...

wah ...lumpurnya bisa nyembuhin penyakit kulit yach?kapan2 klo abang kesana nitip lumpurnya donk..he...he...

nasrudin ansori mengatakan...

@ DEE :

kabar saya baik aja.

anak2 yg difoto itu emang lugu n bersahaja bgt.

gak tau, pejabat di Jakarta yg nentuin siapa yg boleh mengeplorasi lumpur barambai yg katanya menyimpan cadangan gas metana terbesar kedua setelah Sumsel itu.


@ mencoba hidup :

wassalam.

wah bisnis apa bro?
moga sukses aja ya...jd pengusaha sukses gak berarti berhenti jd blogger lho.:)

berarti suara anda, lebih jelek donk?hehe..

@ yatie :

ntar kalo kesana lg saya bawain deh...cocok buat penyakit kulit lho.

Mas GwGw mengatakan...

salam kenyal ya mas....btw, gw rasanya emang di bali

Nyante Aza Lae mengatakan...

smoga gak salah kelola
dapet penghasilan dan kesejahteraan tanpa menimbulkan kerusakan..

nasrudin ansori mengatakan...

@ mas GwGw :

salam kenal juga.:)

@ nyante aza lae :

amin bang...

semoga warga Batola makin makmur.karena Batola selama ini katanya hanya bergantung dr retribusi2 saja.

Mas GwGw mengatakan...

ma kasih mas anas mo mampir...jgn sungkan - sungkan ya mas....thx

Don45 mengatakan...

Wah thn depan blh tuh bwt agenda kesana

nasrudin ansori mengatakan...

@ nas GwGw :

yup semoga kita selalu up date n saling berkunjung.

@ Don45 :

wah agenda tahun depan ya.lama amat.perasaan baru awal tahun 2009 deh.:)

Hifni mengatakan...

baru tau ada yg ky gini di Kalimantan...

taZyndRomE mengatakan...

thanks udah ngintip di blogku :D
salam kenal juga...

blognya keren juga, informatif skali...thanks infonya

;)

alris mengatakan...

Apa lumpur Barambai masih keluar?
Wah udah lama gak denger berita lumpur dari Barambai, karena di dominasi lumpur Sidoarjo.

nasrudin ansori mengatakan...

@ hifni :

yup banyak yg ga tau ada objek spt itu di kalimantan.

@ tazynrome :

thnaks udah main juga.:)

@ alris :

lumpur barambai msh mengeluarkan lumpur siang malam.

lumpur barambai bakal menjadi arena pertambangan yg akan menghasilkan gas metana terbesar kedua di Indonesia.

Roby mengatakan...

hmmm... Barambai ya, wah dekat tuh dari marabahan, kampung saya. he... Saya sempat beberapa kali ke Barambai, ke rumah kawan2 SMA saya tentunya..

Kapan tuh ke Barambainya? Kayanya pasti dah lama nih.

Ingat sama saya? he...

nasrudin ansori mengatakan...

@ roby :

ke barambai nya bulan lalu kok.
aku masih ingat kok.thanks ya udah main.:)

Lomar Dasika mengatakan...

Nas...

waktu gue dari BDJ-PKY naek mobil travel, gue ada melewati satu potong jalan dimana banyak pura di pinggir jalan dan masyarakat yang mengenakan kain bali kotak2...(kayaknya waktu itu lagi ada hari raya yach).Itu desa Bali yang gue jumpai di pedalaman hutan Kalimantan.

Tapi, rasanya itu udah di Kuala Kapuas deh(apa gue yang salah yach?). Ada info soal ini?

nasrudin ansori mengatakan...

@ Lomar Dasika :

bener banget kalo kampung bali itu di kuala kapuas Kalteng.namanya kampung Basarang.Kalo yang saya posting di blog ini adalah kampung Bali di desa Barambai, Kalsel.

dulu pas tanggal 12 agustus 2008 ada upacara ngaben di Basarang itu.sayang saya gak bisa datang kesana.karena acaranya pd hari kerja.:(

pembebasaniain mengatakan...

Terkoyak-koyak, pasti itu, apalagi bila diserahin ama asing, dan di privatisasi oleh mereka, bakalan no ampun deh!!! Pemberdayaan SDA bisa luar biasa bila dikelola lebih baik dengan syariat Islam, tidak sekarang yang dikelola oleh sistem kapitalisme

nasrudin ansori mengatakan...

@ pembebasaniain :

setuju bgt bro.moga pemerintah lebih hati-hati...

amethys mengatakan...

jangan dirusak lagi dunk bumi kalsel........biarkan kekayaan alam itu tetap bisa dinikmati orang banyak tanpa mengoyaknya

thx udah mampir ke blog ku

Nadya mengatakan...

Lumpur Barambai kaya lumpur Lapindo yah mas?

baktiar jalil mengatakan...

DISTRIBUTOR LENSA CANON Bergaransi
Daftar harga Promo online Lensa Canon datascrip
CANON EF 100-400mm f/4.5-5.6L IS USM Rp.7.150.000,-
CANON EF 100mm f/2 USM Rp.1.900.000,-
CANON EF 100mm f/2.8 Macro USM Rp.2.350.000,-
CANON EF 100mm f/2.8L Macro IS USM Rp.3.700.000,-
CANON EF 135mm f/2.8 SoftFocus Rp.1.900.000,-
CANON EF 135mm f/2L USM Rp.3.750.000,-
CANON EF 14mm f/2.8L II USM Rp.9.500.000,-
CANON EF 15mm f/2.8 Fisheye Rp.4.100.000,-
CANON EF 16-35mm f/2.8L II USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 17-40mm f/4L USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 180mm f/3.5L Macro USM Rp.6.200.000,-
CANON EF 200mm f/2.8L II USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 20mm f/2.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 24-105mm f/4L IS USM Rp.4.900.000,-
CANON EF 24-70mm f/2.8L USM Rp.6.100.000,-
CANON EF 24mm f/1.4L II USM Rp.7.400.000,-
CANON EF 24mm f/2.8 Rp.1.550.000,-
CANON EF 28-135mm f/3.5-5.6 IS USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 28-300mm f/3.5-5.6L IS USM Rp.11.200.000,-
CANON EF 28mm f/1.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 35mm f/2 Rp.1.250.000,-
CANON EF 400mm f/5.6L USM Rp.5.150.000,-
CANON EF 50mm f/1.2L USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 50mm f/1.4 USM Rp.1.600.000,-
CANON EF 50mm f/2.5 Compact Macro RP.1.400.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L IS II USM Rp.9.700.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L USM Rp.5.550.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L IS USM Rp.5.300.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L USM Rp.3.250.000,-
Bagi yang serius order sebelum kehabisan,untuk harga promo terbatas
TOKO PLANET DIGITALCANON melayani pengiriman seluruh Indonesia.
Melalui kantor TIKI/JNE.CARA Pesan online
TLP.021-4067-5777
HP.085-228-567-888
PIN BB:2A90DC9D Belanja di toko kami transaksi aman no tipu tipu.
Alamat TOKO ITC CEMPAKA MAS JLN LETJEN SOEPRAPTO NO 28 JAKARTA PUSAT
Promo discond terbatas
DISTRIBUTOR TERPERCAYA.
http://canon-indonesia.jimdo.com/

Aji Aray mengatakan...

saya sering ke marabahan ada usaha soalnya sering nuga lewat barambai. pas
pertama kali lewat barambai seperti di alam mimpi eksotis banget maklum saya dari jawa. liat sungai2 jernih rumput2 di dasar sungai dan ikan2 ada perkampungan bali juga. pokoknya eksotis bngt ga ada duanya. tapi memang benar saya kasihan sama batola. kira2 masadepany dimana y. ga ada yang di andalkan. kalau memang ada temuan gas metana yang bisa di explorasi itu kabar yang luar biasa. tapi ko sampai sekarang th 2017 blm ada progres y.